Penganiayaan di Gorontalo
Polisi Belum Temukan Pelaku Pengeroyokan Ketua LSM di Gorontalo Outer Ring Road: Masih Penyelidikan
Misteri pengeroyokan terhadap Amin Suleman di Jalan Gorontalo Outer Ring Road (GORR) hingga kini belum terpecahkan.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Amin-Suleman-39-Ketua-GAM-saat-mendatangi-SPKT-Polres-Gorontalo.jpg)
Karena tetap bersikukuh, Amin menyarankan truk dibawa ke kantor polisi.
Namun, sopir malah melajukan truk ke arah Kota Gorontalo.
Amin mencoba menghadang kendaraan itu di beberapa titik, termasuk di depan SPBU Pertamina dan Desa Buhu, Kecamatan Tibawa, namun tidak berhasil.
Amin terus membuntuti truk dengan jarak sekitar 200 meter sambil mengirim video ke pimpinan kepolisian.
Namun ketika melintasi kawasan GORR, dua sepeda motor tiba-tiba menghadang Amin.
Baca juga: Kronologi Penemuan Mayat Pria di Kota Gorontalo, Berawal dari Kecurigaan Rekan Kerja
Masing-masing motor ditumpangi dua orang. Mereka mengenakan helm full face untuk menutupi wajahnya.
Tanpa basa-basi, keempatnya langsung menyerang Amin menggunakan balok kayu.
“Saya dihadang, balok sudah dibawa mereka. Saya sempat tangkis-tangkis dan turun dari motor, tapi mereka empat orang. Saya cuma bisa bertahan sebisa mungkin,” ungkap Amin.
Amin diketahui mengalami luka ringan. Ia mengaku mengalami rasa sakit di beberapa bagian tubuh. Jari-jari tangan kanannya mengalami luka ringan dan goresan.
Terlepas dari itu semua. iaa mengaku bersyukur masih bisa selamat.
Setelah insiden di GORR, Amin langsung melapor ke SPKT Polres Gorontalo.
Ia juga menjalani visum di RS Bhayangkara dan diperiksa oleh tim Reskrim.
(TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu)