Senin, 16 Maret 2026

Human Interest Story

Cerita Alwin Kalalu, Fotografer Freelance yang Memilih Keluar dari Pekerjaan Sebagai Nakes

Tidak semua orang berani meninggalkan pekerjaan tetap demi mengejar hasrat dalam seni.

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Cerita Alwin Kalalu, Fotografer Freelance yang Memilih Keluar dari Pekerjaan Sebagai Nakes
TribunGorontalo.com
HIS -- Dulu pakai seragam puskesmas, sekarang bawa kamera dan senyum di balik lensa. Alwin Kalalu memilih jalan berbeda, meninggalkan dunia kesehatan demi mengejar cahaya dan cerita dalam setiap jepretan. 

Reporter: Nurfiska Rahman

TRIBUNGORONTALO.COM, Bone Bolango – Tidak semua orang berani meninggalkan pekerjaan tetap demi mengejar hasrat dalam seni.

Tapi itulah keputusan besar yang diambil Alwin Kalalu (29), pria asal Swawa, Kabupaten Bone Bolango.

Sebelumnya, Alwin bekerja sebagai tenaga kesehatan di sebuah puskesmas.

Namun, ketertarikannya pada dunia fotografi yang sudah tumbuh sejak masa SMA perlahan menjadi panggilan hati.

Kini, ia menekuni profesi sebagai fotografer freelance.

“Awalnya cuma hobi. Foto pakai HP saja, tapi lama-lama merasa ada sesuatu yang saya bisa kejar di sini,” katanya.

Dari Seragam Nakes ke Kamera DSLR

Keputusan meninggalkan dunia medis bukan tanpa pertimbangan.

Alwin sadar banyak yang menganggap langkahnya tak biasa.

Tapi bagi dia, bekerja di bidang yang disukai memberi makna tersendiri.

“Banyak yang kaget, kenapa saya keluar dari puskesmas. Tapi saya merasa lebih hidup waktu motret,” ujarnya.

Saat ini, ia sering terlihat di lokasi favorit seperti Danau Perintis dan kawasan Wisuda.

Ia menerima jasa pemotretan outdoor, baik sistem per file (Rp10 ribu per foto) maupun sistem per jam (Rp350 ribu).

Bagi Alwin, fotografi bukan hanya soal teknis. Ada nilai relasi yang ia bangun dari setiap sesi pemotretan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved