PEMPROV GORONTALO
Gusnar Ismail Sentil Kepala Daerah Gorontalo yang Lamban Ajukan Bantuan Bencana ke Pusat
Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, melontarkan sentilan keras kepada para kepala daerah yang dinilainya lamban dalam merespons bencana alam, khususnya
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Aparat-meninjau-bencana-alam-angin-puting-beliung-terjadi-di-Desa-Ulobua.jpg)
Peringatan Gubernur Gusnar bukan tanpa dasar. Sepanjang tahun 2024 hingga pertengahan 2025, Provinsi Gorontalo terus diguncang rentetan bencana alam seperti banjir bandang dan tanah longsor.
Bencana terjadi hampir merata di seluruh kabupaten/kota dan menimbulkan kerugian besar serta korban jiwa.
Sayangnya, dalam beberapa kasus, proses pengajuan bantuan ke pemerintah pusat disebut-sebut tersendat karena lambatnya respon administratif dari pemerintah daerah.
Dalam forum Rakorev itu, Gubernur menekankan bahwa ke depan tidak boleh ada lagi kepala daerah yang pasif atau menganggap evakuasi saja sudah cukup.
“Proses administrasi dan pengajuan bantuan ke pusat harus menjadi bagian penting dari respon bencana,” tegasnya.
Gusnar berharap tidak ada lagi daerah di Gorontalo yang tertinggal dalam penanganan bencana hanya karena lambat mengurus dokumen bantuan.
(/Jian)*