Kamis, 5 Maret 2026

Berita Populer Gorontalo

GORONTALO TERPOPULER: 4 Polisi Dipecat Secara Tidak Hormat - Pria Serahkan Diri Usai Wajahnya Viral

Simak tiga berita Gorontalo Terpopuler hari ini, Senin (23/6/2025). Gorontalo terpopuler adalah berita lokal yang paling banyak dibaca oleh masyarakat

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto GORONTALO TERPOPULER: 4 Polisi Dipecat Secara Tidak Hormat - Pria Serahkan Diri Usai Wajahnya Viral
Kolase TribunGorontalo.com
GORONTALO TERPOPULER - Tiga kolase berita Gorontalo terpopuler hari ini, Senin (23/6/2025). Gorontalo terpopuler adalah berita lokal yang paling banyak dibaca oleh masyarakat selama seharian. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Simak tiga berita Gorontalo Terpopuler hari ini, Senin (23/6/2025).

Gorontalo terpopuler adalah berita lokal yang paling banyak dibaca oleh masyarakat selama seharian.

Di dalamnya berisi tentang berita peristiwa, cerita menarik dari warga hingga politik.

Seperti berita Gorontalo Terpopuler pertama adalah nama 4 polisi yang dipecat tidak hormat.

Berita kedua adalah penjelasan BMKG soal musim hujan di Gorontalo.

Dan berita terakhir adalah seorang pria menyerahkan dirinya ke polisi usai wajahnya viral.

Berikut tiga berita Gorontalo terpopuler selengkapnya hari ini, Senin (23/6/2025):

1. Nama 4 Polisi Gorontalo yang Dipecat Tidak Hormat Gara-gara Langgar Kode Etik

POTRET -- Tampang 4 polisi dipecat dengan tidak hormat oleh Polda Gorontalo. Pemecatan gara-gara keempat anggota ini melakukan pelanggaran kode etik.
POTRET -- Tampang 4 polisi dipecat dengan tidak hormat oleh Polda Gorontalo. Pemecatan gara-gara keempat anggota ini melakukan pelanggaran kode etik. (POLDA)

Kepolisian Daerah (Polda) Gorontalo mengambil langkah tegas terhadap empat personelnya yang terbukti melanggar kode etik profesi Polri.

Keempat anggota tersebut resmi diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) berdasarkan keputusan Kapolda Gorontalo.

Kepala Bidang Humas Polda Gorontalo, Kombes Pol Desmont Harjendro, menyatakan bahwa keputusan pemecatan ini didasarkan pada hasil sidang Komisi Kode Etik Polri.

“Berdasarkan Surat Keputusan Kapolda Gorontalo nomor: KEP/104/VI/2025 hingga KEP/107/VI/2025 tertanggal 3 Juni 2025, keempat personel tersebut dinyatakan resmi diberhentikan tidak dengan hormat,” ungkap Kombes Desmont, Senin (23/6/2025).

Desmont menegaskan bahwa PTDH bukanlah sebuah pencapaian yang dibanggakan, melainkan langkah terpaksa demi menjaga wibawa dan integritas institusi.

Baca selengkapnya

2. Pria Dulupi Gorontalo Serahkan Diri ke Polisi usai Wajahnya Viral di Medsos, Nyaris Rudapaksa Gadis

SERAHKAN DIRI -- Potret pria pelaku pelecehan seksual. Usai melarikan diri karena ketahuan hendak melecehkan gadis 13 tahun, YT pria asal Kabupaten Boalemo, Gorontalo, menyerahkan diri ke polisi.
SERAHKAN DIRI -- Potret pria pelaku pelecehan seksual. Usai melarikan diri karena ketahuan hendak melecehkan gadis 13 tahun, YT pria asal Kabupaten Boalemo, Gorontalo, menyerahkan diri ke polisi. (Tangkapan layar Facebook)

Pria berinisial YT (26), warga Desa Pangi, Kecamatan Dulupi, Kabupaten Boalemo, menyerahkan diri ke Polres Boalemo.

YT merupakan terduga pelaku pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur di Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato.

Menurut Kapolres Pohuwato AKBP H Busroni, korban baru berusia 13 tahun.‎

‎"Pelaku YT diduga masuk ke rumah korban yang masih berusia 13 tahun pada malam hari melalui jendela," jelas AKBP H Busroni saat dikonfirmasi TribunGorontalo.com, Senin (23/6/2025).

‎"Semula ia berniat mencuri, namun kemudian timbul niat untuk melakukan tindakan kekerasan seksual setelah melihat korban tidur dengan menggunakan daster," ujar Busroni.

Baca selengkapnya

3. Pantas Gorontalo Masih Diguyur Hujan Padahal Sudah Masuk Kemarau, Begini Penjelasan BMKG

CUACA EKSTREM - Gorontalo Masih Hujan di Bulan Kemarau? BMKG Beri Jawaban Mengejutkan soal Pola Iklim 2025
CUACA EKSTREM - Gorontalo Masih Hujan di Bulan Kemarau? BMKG Beri Jawaban Mengejutkan soal Pola Iklim 2025 (judithragir.org)

Memasuki pertengahan Juni 2025, sebagian besar wilayah Indonesia, termasuk Gorontalo, masih diwarnai hujan.

Padahal secara klimatologis, Juni 2025 seharusnya Gorontalo sudah memasuki musim kemarau.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan di kalangan masyarakat.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan penjelasan terkait anomali iklim ini.

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, mengungkapkan bahwa hingga awal Juni 2025, baru sekitar 19 persen zona musim di Indonesia yang benar-benar telah memasuki musim kemarau.

Baca selengkapnya

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved