Perang Iran dan AS
Donald Trump Ancam Siapkan Kekuatan Lebih Besar Jika Iran Balas Serang AS
Presiden Amerika Serikat (AS) mengancam Iran untuk tidak memperbesar konflik di Timur Tengah.
TRIBUNGORONTALO.COM – Presiden Amerika Serikat (AS) mengancam Iran untuk tidak memperbesar konflik di Timur Tengah.
Trump bahkan memperingatkan bahwa serangan AS di situs nuklir utama Iran bukanlah pertama dan terakhir.
Pemimpin tertinggi Negeri Paman Sam itu menegaskan AS akan menyiapkan kekuatan lebih besar jika Iran berani menyerang balik.
“setiap pembalasan dari Iran akan dibalas dengan kekuatan yang jauh lebih besar.”
Pernyataan tersebut disampaikan hanya beberapa jam setelah Trump mengonfirmasi bahwa militer AS telah melancarkan serangan udara ke fasilitas nuklir Iran di Fordow, Natanz, dan Esfahan, bergabung dengan kampanye militer Israel yang telah berlangsung selama lebih dari sepekan.
“Serangan ini sukses besar. Semua pesawat telah keluar dari wilayah udara Iran dan kembali dengan selamat,” ujar Trump dalam unggahan terpisah.
Ia menyebut bahwa bom-bom dijatuhkan secara penuh di situs Fordow yang dikenal memiliki sistem pengayaan uranium bawah tanah yang sangat terlindungi.
Trump menambahkan, serangan itu melibatkan pesawat B-2 stealth bomber, satu-satunya armada udara yang mampu membawa bom bunker-buster seberat 13.500 kilogram, yang dirancang khusus untuk menghancurkan fasilitas nuklir bawah tanah seperti Fordow.
Langkah Amerika ini disebut sebagai keputusan yang sangat berisiko, karena sebelumnya, Iran telah memperingatkan akan adanya balasan jika AS ikut serta dalam operasi militer Israel.
Pada Rabu lalu, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menegaskan, serangan terhadap Iran “akan membawa kerusakan yang tak dapat diperbaiki bagi mereka yang menyerang.”
Sementara itu, Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) menanggapi serangan AS dengan mengatakan, “perang dimulai sekarang.”
Hal itu menandai peningkatan konflik dari serangkaian serangan drone dan rudal menjadi kemungkinan perang besar di Timur Tengah.
Situasi di kawasan kini semakin genting. Israel meningkatkan status siaga nasionalnya, dan militer AS telah memindahkan sejumlah kapal perang serta pesawat tempur ke kawasan Timur Tengah dalam beberapa hari terakhir guna mengantisipasi eskalasi lebih lanjut.
Baca juga: Apa Dampak Konflik AS dan Iran bagi Indonesia? Pengamat Ingatkan Efek Domino
Trump terancam dimakzulkan
Diberitakan sebelumnya, serangan Amerika Serikat (AS) ke Iran membuat Donald Trump berpotensi dimakzulkan dari jabatan kepresidenan.
Pasalnya, pengeboman tiga fasilitas utama nuklir Iran itu dilaksanakan tanpa persetujuan Kongres AS.