10 Negara yang Paling Aman Untuk Ditinggali Ketika Perang Dunia Ke-3 Terjadi, Indonesia termasuk?
Berikut 10 daftar negara yang paling aman untuk ditinggali ketika perang terjadi. Dilansir dari TribunTimur.com, Daftar 10 negara paling aman saat ko
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Negara-paling-aman.jpg)
Dengan komitmen terhadap kemerdekaan asing dan menghindari keterlibatan diplomatik, Bhutan tetap menjadi target yang tidak masuk akal untuk invasi.
7. Irlandia
Meskipun dekat dengan potensi konflik di Inggris, Irlandia mempertahankan kebijakan luar negeri yang sepenuhnya independen dan tidak menjadi anggota NATO.
Kenetralan militernya dan persyaratan persetujuan pemerintah serta otorisasi PBB untuk konflik luar negeri menjadikan Irlandia sebagai entitas yang netral.
8. Swiss
Swiss, yang terkenal dengan kenetralan politiknya, memiliki daerah pegunungan, geografi yang terkurung daratan, dan banyak tempat perlindungan nuklir.
Bahkan jika senjata nuklir mendarat di sana, penduduk Swiss terlindungi dengan baik dengan bunker dan dikelilingi oleh pegunungan, sehingga menciptakan pertahanan yang tangguh terhadap negara-negara tetangga yang dilanda perang.
9. Indonesia
Dimasukkannya Indonesia dalam daftar ini bermula dari posisi netralnya dalam masalah politik global, yang diwujudkan oleh kebijakan luar negeri yang bebas dan aktif.
Indonesia berfokus pada tindakan independen dalam urusan internasional dan berkomitmen untuk membina perdamaian global.
10. Tuvalu
Terletak di hamparan luas Samudra Pasifik, Tuvalu adalah negara yang sangat terpencil dan tidak berpihak secara politik.
Populasinya yang kecil dan sumber daya yang tidak signifikan, tidak memberikan insentif bagi negara-negara besar yang terlibat dalam perang dunia untuk menyerangnya.
Dengan kemandiriannya yang unik, penduduk Tuvalu memproduksi makanan dan kebutuhan mereka sendiri, yang menjamin kemandirian dan kemungkinan isolasi mereka dalam skenario perang.
Cara Mempersiapkan Diri Hadapi Perang Dunia III