Minggu, 22 Maret 2026

Berita Haji Gorontalo

Ini Jadwal Pasti Kepulangan Jamaah Haji Asal Gorontalo, Satu Orang Lebih Awal karena Operasi

Setelah menunaikan seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci, para jamaah asal Provinsi Gorontalo akan segera kembali ke tanah air dalam tiga gelomb

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Ini Jadwal Pasti Kepulangan Jamaah Haji Asal Gorontalo, Satu Orang Lebih Awal karena Operasi
FOTO: Herjianto Tangahu, TribunGorontalo.com
ARSIP FOTO - Potret calon jemaah Haji Gorontalo saat berada di Asrama Haji. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Setelah menunaikan seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci, para jamaah asal Provinsi Gorontalo akan segera kembali ke tanah air dalam tiga gelombang pemulangan.

Ketua Tim Transportasi, Akomodasi, dan Perlengkapan Haji Kanwil Kemenag Provinsi Gorontalo, Muhaiminul Aziz Yunus, memastikan seluruh jamaah dalam keadaan sehat walafiat dan jadwal kepulangan sudah dipersiapkan dengan matang.

"Jamaah haji Provinsi Gorontalo untuk Kloter 28 itu insya Allah akan diberangkatkan dari Madinah pada tanggal 30 Juni pukul 10.30, dan insya Allah akan sampai di Indonesia pada tanggal 1 Juli pukul 05.50," ujar Aziz, Rabu (18/6/2025).

Setelah mendarat di Bandara Hasanuddin Makassar, para jamaah akan menjalani transit selama kurang lebih 4 jam sebelum melanjutkan penerbangan menuju Gorontalo.

"Selanjutnya dari Makassar akan diberangkatkan pukul 11.00 Wita dan diperkirakan tiba di Bandara Jalaluddin Gorontalo pukul 12.30 Wita. Dari sana, jamaah akan diarahkan ke Asrama Haji dan tiba sekitar pukul 14.30 Wita," sambungnya.

Jumlah jamaah yang pulang terdiri atas:

-Kloter 28: 393 orang

-Kloter 30: 392 orang

-Kloter 32: 182 orang

“Jumlahnya hampir sama dengan saat keberangkatan,” jelas Aziz.

Kloter 30 dijadwalkan tiba di Gorontalo pada 2 Juli, dan Kloter 32 menyusul pada 4 Juli.

Namun, satu jamaah asal Gorontalo akan pulang lebih awal karena alasan medis.

"Ada jamaah yang akan pulang lebih awal karena harus menjalani operasi pemasangan cincin di jantung. Ini adalah agenda medis yang sudah dijadwalkan sebelum keberangkatan," ungkap Aziz.

Meski demikian, kondisi jamaah tersebut selama ibadah haji tetap stabil dan tidak menunjukkan keluhan berarti.

Pihak Kemenag Gorontalo saat ini masih menunggu konfirmasi resmi dari otoritas Arab Saudi terkait proses kepulangan jamaah tersebut.

Prosedur Penjemputan dan Pengaturan Kedatangan

Kemenag telah mengoordinasikan penjemputan dan penyambutan jamaah dengan berbagai pihak, termasuk Bandara Jalaludin Gorontalo.

Aziz menegaskan bahwa keluarga belum diperkenankan menjemput langsung di bandara.

“Karena terkait dengan prosedur asuransi, jamaah harus sampai di Asrama Haji terlebih dahulu sebelum bisa dijemput keluarga,” tegasnya.

Untuk jamaah asal Kota Gorontalo, penjemputan dilakukan langsung oleh keluarga di asrama.

Sementara jamaah dari kabupaten/kota lain akan difasilitasi oleh pemerintah daerah masing-masing.

“Kami juga sudah berkoordinasi dengan Bandara Jalaludin, termasuk pengaturan kendaraan yang masuk ke area runaway dan pengambilan koper jamaah. Kesiapan kita hari ini saya kira sudah sangat matang,” pungkas Aziz. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved