Berita Populer
GORONTALO TERPOPULER: Mie Gacoan Ditutup hingga Cerita Pilu Penjahit di Pasar Satya Pradja
Kumpulan berita peristiwa, human interest story, hingga politik terangkum dalam Gorontalo Terpopuler, Rabu, (18/6/2025).
Penulis: Redaksi | Editor: Fadri Kidjab
TRIBUNGORONTALO.COM – Kumpulan berita peristiwa, human interest story, hingga politik terangkum dalam Gorontalo Terpopuler, Rabu, (18/6/2025).
Gorontalo populer ini merupakan berita lokal yang paling banyak dibaca sejak hari Selasa (17/6) kemarin.
Berita pertama mengenai Mie Gacoan yang ditutup sementara oleh Wali Kota Gorontalo.
Selanjutnya sosok Umar Airmas, penjahit di Pasar Satya Pradja Kota Gorontalo yang harus irit makan karena minim pemasukan.
Ada pula kunjungan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.
Berikut tiga berita lokal terpopuler yang telah tayang di TribunGorontalo.com pada 18 Juni 2025.
BREAKING NEWS: Mie Gacoan Gorontalo Resmi Tutup Sementara, Parkiran Lengang

Gerai Mie Gacoan di Jalan Nani Wartabone, Kota Gorontalo, resmi ditutup sementara sejak pagi ini, Selasa (17/6/2025).
Penutupan tersebut merupakan tindak lanjut dari perintah Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, menyusul kisruh tunggakan upah buruh oleh kontraktor pembangunan gerai.
Pantauan Tribun Gorontalo pada pukul 10.00 Wita, suasana parkiran yang biasanya ramai dengan antrean kendaraan dan pengunjung, kini tampak lenggang.
Baca juga: Sejumlah Warga Gorontalo Kaget Mie Gacoan Tutup, Padahal Baru Berkunjung
Hanya satu mobil besar terparkir menutup akses masuk ke restoran cepat saji asal Malang tersebut.
Tak jauh dari gerbang, puluhan driver ojek online (ojol) tampak berkerumun di trotoar depan.
Beberapa dari mereka mengaku kecewa dan bingung karena tetap menerima pesanan makanan dari aplikasi, padahal gerai telah tutup.
Umar Airmas Tukang Jahit di Pasar Satya Pradja Gorontalo yang Bertahan Mesi Sepinya Pelanggan

Umar Airmas (66), seorang penjahit pakaian senior di Pasar Satya Pradja Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo, membagikan kisah perjuangan hidupnya yang memilukan.
Ditemui saat sedang sibuk dengan benang dan jarumnya pada Senin (16/6/2025), Umar mengungkapkan betapa sulitnya bertahan di pasar yang kini sepi pelanggan.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.