Selasa, 3 Maret 2026

Berita Viral

Polisi Tangkap 2 Pelaku Penembakan WN Australia di Bali

Dua pelaku penembakan warga negara (WN) Australia di Bali akhirnya tertangkap.

|
Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Polisi Tangkap 2 Pelaku Penembakan WN Australia di Bali
Tribun Bali/I Komang Agus
PENEMBAKAN WNA -- Suasana di Villa Casa Santisya Jalan Pantai Munggu Seseh, Desa Munggu, Mengwi, Badung yang menjadi TKP penembakan dua WNA pada Sabtu 14 Juni 2025. Saat ini polisi telah menangkap dua pelaku. 

TRIBUNGORONTALO.COM – Dua pelaku penembakan warga negara (WN) Australia di Bali akhirnya tertangkap.

Melansir dari Kompas.com, penangkapan para pelaku dilaksanakan di dua lokasi berbeda.

Menurut Kepala Kepolisian RI (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo, satu pelaku di luar negeri.

"Jadi terkait dengan penembakan warga negara Australia, saya sudah mendapatkan laporan dari Kapolda. Saat ini sudah diamankan satu sudah ada di Jakarta, satu lagi dalam perjalanan dari luar negeri akan masuk Jakarta," kata dia setelah meninjau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polda Bali di Kabupaten Jembrana, Bali, pada Selasa (17/6/2025. 

Ia mengatakan, penangkapan ini berkat hasil kerja sama antara Bareskrim Polri, Imigrasi, dan aparat kepolisian Australia.

Namun, Listiyo Sigit belum membeberkan identitas para pelaku dan waktu penangkapannya. 

Ia berjanji jajaran Polda Bali akan mengungkap kasus ini ke publik dalam waktu dekat. 

"Jadi, mudah-mudahan nanti pada saatnya bisa dirilis secara lengkap oleh Polda Bali," katanya. 

Sebelumnya, dua orang pria warga negara asing (WNA) asal Australia, berinisial ZR (33), dan SG (35) ditembak oleh orang tak dikenal di sebuah vila di Desa Munggu, Kecamtan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali, Sabtu (14/6/2025) sekitar pukul 24.15 Wita.

Dalam peristiwa itu, korban berinisial ZR meninggal dunia di lokasi kejadian dan korban SG mengalami luka tembak dan sedang mendapat perawatan medis di sebuah rumah sakit di wilayah Kuta.

Baca juga: Sosok Kombes Richard, Perwira Polisi Lempari Telur ke Kepala Karyawan Warkop Gara-gara Pesanan Salah

Kronologi kejadian

Dilansir TribunGorontalo.com dari Serambinews.com, Kronologi

Kejadian bermula pada Sabtu sekitar pukul 00.15 WITA, saat semua penghuni vila tidur, dua pria berbadan gempal dengan menggunakan jaket berwarna orange dan hijau kemudian secara diam-diam masuk ke vila tersebut.

Tiba-tiba terdengar suara ledakan beberapa kali.

Istri korban ZR terkejut dan bangun dari tidurnya karena mendengar suara tembakan dan suami berteriak. 

“Para pelaku menerobos masuk ke dalam vila dan langsung melepaskan tembakan ke arah kedua korban,” ujar seorang sumber internal kepolisian yang enggan disebut namanya, dilansir Tribun-Bali.com.

“Pelaku menembak satu korban di dalam toilet lalu kabur. Korban satunya di tembak di dalam kamarnya,” lanjutnya.

Setelah melakukan aksi penembakan itu, para pelaku langsung keluar vila dan kabur dengan menaiki sepeda motor yang dikendarai sebelumnya.

Berdasarkan hasil identifikasi awal, korban ZR mengalami 3 luka tembak di kaki dan dada serta ada sejumlah luka robek.

Jasad ZR dibawa ke Instalasi Forensik RSUP Prof Ngoerah.

“Jenazah masuk 6.30 Wita masih ditangani forensik dan identitas masih dirahasiakan,” ungkap Manager Hukum dan Humas RSUP Prof Ngoerah, Dewa Ketut Kresna singkat. 

Sementara itu, di tempat kejadian perkara (TKP) ditemukan sejumlah barang bukti seperti selongsong peluru, proyektil utuh, dan pecahan proyektil dari senjata api yang digunakan para pelaku.  

Polisi pun mengumpulkan bukti-bukti dan keterangan pengungkapan kasus penembakan ini.

Tim gabungan dari Labfor Mabes Polri Cabang Denpasar dan tim K9 dari Brimob Polda Bali lantas menggelar olah TKP.

“Kita masih melakukan penyelidikan mohon bersabar. Nanti kalau memang sudah keterangannya ada saya pasti akan sampaikan,” jelas Kapolres Badung AKBP M. Arif Batubara.

Pintu Akses Pulau Dewata Dijaga Ketat Polisi, Cegah Pelaku Keluar

Polisi masih berupaya untuk menangkap pelaku penembakan di sebuah vila di Desa Munggu, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali, yang kabur usai beraksi.

Dua Warga Negara Asing (WNA) asal Australia menjadi korban penembakan yang terjadi pada Sabtu (14/6/2025) dini hari tersebut.

Salah satu korban yakni ZR (32) tewas, sedangkan rekannya, SG (35), terluka.

Sementara itu, pelaku yang diduga berjumlah dua orang, saat ini sedang dalam pengejaran Tim Gabungan Polda Bali bersama Polres jajaran.

Untuk mempersempit celah para pelaku dalam pelariannya, polisi pun menjaga ketat akses keluar masuk Bali.

Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Ariasandy, mengatakan kini pihaknya sedang berfokus agar terduga pelaku tidak keluar dari daerah Bali.

Sehingga, pintu keluar masuk sudah dalam penjagaan aparat kepolisian.

"Kami harap para pelaku masih di Bali," kata Sandy, Senin (16/6/2025), dilansir Tribun-Bali.com.

 Disinggung mengenai motif penembakan, polisi saat ini juga masih mendalaminya.

Adapun satu korban luka SG, kata Sandy, sudah keluar dari rumah sakit.

"Info terakhir baru keluar dari RS," sebutnya.

Kapolda Bali, Irjen Pol Daniel Adityajaya, sebelumnya mengaku pihaknya akan berkoordinasi dengan imigrasi dan kepolisian Australia.

"Kami berupaya mengungkap perkara itu, karena mengingat ini melibatkan orang asing," ujar Daniel, pada Minggu (15/6/2025).

Hasil Laboratorium Forensik juga masih dinantikan dalam upaya pengungkapan perkara ini.

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dan Serambinews.com

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved