Gempa Bumi

Gempa Bumi Baru Saja Terdeteksi di Sulut Selasa 17 Juni 2025, Berikut Info BMKG

Wilayah perairan di barat laut Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo 3,6 pada Selasa, 17 Juni 2025 pu

Editor: Wawan Akuba
BMKG
GEMPA REALTIME -- Gempa Mag:3.6, 17-Jun-2025 15:26:55WIB, Lok:5.84LU, 126.63BT (204 km BaratLaut MELONGUANE-SULUT), Kedlmn:74 Km #BMKG. 

TRIBUNGORONTALO.COM – Wilayah perairan di barat laut Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo 3,6 pada Selasa, 17 Juni 2025 pukul 15:26 WIB.

Berdasarkan data resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa berpusat di titik koordinat 5,84 Lintang Utara dan 126,63 Bujur Timur, dengan kedalaman 74 kilometer.

Titik ini berada sekitar 204 kilometer arah barat laut dari Kota Melonguane, ibu kota Kabupaten Kepulauan Talaud.

Lokasi terdekat dari pusat gempa meliputi Pulau Kabaruan bagian barat dan perairan Laut Sulawesi di sebelah utara Pulau Karakelang.

Gempa Menengah dan Energi Terbatas

Kedalaman gempa yang mencapai 74 km menempatkannya dalam kategori gempa menengah.

Gempa magnitudo 3,6 juga tergolong kecil, sehingga potensi kerusakan sangat rendah.

Gempa bumi dengan kombinasi magnitudo rendah dan kedalaman menengah seperti ini umumnya tidak memicu aktivitas tektonik yang lebih besar.

Akan tetapi tetap mencerminkan dinamika lempeng mikro di kawasan utara Sulawesi yang merupakan bagian dari pertemuan kompleks antara Lempeng Filipina dan Lempeng Eurasia.

Mitigasi dan Kesiapsiagaan Gempa

Meskipun gempa kali ini tidak menimbulkan kerusakan dan tidak berpotensi tsunami, masyarakat di wilayah rawan gempa seperti Sulawesi Utara tetap perlu memiliki kesiapsiagaan.

Pemerintah daerah dan masyarakat di kawasan kepulauan, seperti Talaud dan Sangihe, perlu memperkuat program mitigasi gempa bumi, seperti:

Membangun atau memperkuat struktur bangunan tahan gempa.
Menyusun jalur evakuasi yang jelas, terutama di kawasan pesisir.
Melakukan latihan evakuasi rutin.

Memastikan informasi bencana diterima dengan cepat melalui sistem peringatan dini.

BMKG terus memantau perkembangan aktivitas seismik di kawasan ini.

Informasi terkait gempa akan diperbarui melalui kanal resmi BMKG.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved