Heboh Nasional

Fakta Baru di Balik Pembacokan Mahasiswi UIN Suska, Video Kedekatan Beredar di Media Sosial

Perkembangan baru muncul dalam kasus pembacokan mahasiswi UIN Suska Riau, Faradilla Ayu Pramesti (23), yang terjadi

Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com
PEMBACOKAN MAHASISWA - Sengaja asah pisau dan kapak sebelum ke kampus, mahasiswa UIN Suska Riau justru sempat pamer kemesraan di TikTok sehari sebelum bacok korban secara membabi buta. 

TRIBUNGORONTALO.COM – Perkembangan baru muncul dalam kasus pembacokan mahasiswi UIN Suska Riau, Faradilla Ayu Pramesti (23), yang terjadi di ruang sidang kampus pada Kamis (26/2/2026).

Sejumlah video yang memperlihatkan kedekatan korban dengan terduga pelaku, Raihan Mufazzar (22), beredar di media sosial setelah insiden tersebut.

Video-video itu diunggah melalui akun TikTok milik pelaku dan kemudian menyebar luas.

Dalam beberapa rekaman, keduanya tampak berada di satu ruangan, duduk berdekatan, hingga memperlihatkan gestur kedekatan.

Salah satu video memperlihatkan korban dan pelaku tengah bermain gim PlayStation sambil duduk di bean bag dalam ruangan bercahaya redup.

Dalam rekaman lain, keduanya tampak berpose bersama mengenakan pakaian batik dan berpegangan tangan.

Baca juga: Baru Saja Terjadi! Gempa Bumi di Pesisir Jawa Sabtu 28 Februari 2026, Kedalaman 10 Km

Ada pula potongan video yang menunjukkan keduanya saling mencium.

Beredarnya video tersebut memunculkan beragam respons publik, terutama karena sebelumnya peristiwa itu sempat dipersepsikan sebagai tindakan akibat cinta sepihak.

Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Anggi Rian Diansyah, menjelaskan bahwa antara pelaku dan korban memang terdapat kedekatan, namun tidak memiliki status hubungan resmi.

“Bisa dibilang si pelaku ini memiliki harapan atau perasaan lebih terhadap korban, namun korban tidak menanggapinya sesuai dengan yang diharapkan pelaku. Mungkin bahasa sekarang hubungan tanpa status,” ujar Anggi, Sabtu (28/2/2026).

Menurutnya, pelaku merasa hubungan tersebut layaknya pacaran, sementara korban tidak memiliki perasaan yang sama.

Polisi menyebut rasa sakit hati muncul ketika korban memutuskan untuk mengakhiri kedekatan tersebut.

Sementara itu, Kapolsek Bina Widya, Nusirwan, mengungkapkan bahwa pelaku datang dari Bangkinang, Kabupaten Kampar, dengan membawa dua senjata tajam.

“Pelaku berangkat dari Bangkinang membawa parang dan kampak,” katanya.

Polisi menduga pelaku telah memiliki niat untuk menyerang korban sebelum tiba di kampus.

Saat kejadian, korban sedang bersiap mengikuti ujian akhir sebelum akhirnya diserang di dalam ruangan.

Hingga kini, pelaku telah diamankan dan proses hukum masih berjalan. Kepolisian terus mendalami kronologi lengkap serta motif di balik aksi tersebut.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Sabtu, 28 Februari 2026 (10 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:32
Subuh 04:42
Zhuhr 12:04
‘Ashr 15:16
Maghrib 18:06
‘Isya’ 19:15

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved