Berita Viral
Nikah Lagi Tanpa Cerai, Nafkah pun Hilang: Istri Pejabat Bener Meriah Tempuh Jalur Hukum
Pernikahan FG dengan wanita asal Gayo Lues tersebut digelar pada 2 Juni 2025 dan menjadi viral setelah video dan fotonya tersebar luas di media sosial
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ilustrasi-Pernikhan-nxjs.jpg)
"Dimana PH HY dan kami PH Rangga melakukan pertemuan di kantor kami. Untuk menyampaikan perihal jadi memang tidak bisa dilanjutkan."
"Saat itu dihadiri oleh orang tua HY dan kakak sepupunya. Namun, saat itu Rangga belum bisa melanjutkan," tegasnya.
"Lalu dilakukan kembali pertemukan ketiga pada tanggal 5 Mei 2025 di kantor PH HY."
"Saat itu masih diminta pertanggungjawaban dari Rangga, namun tetap dijawab tidak bisa dilanjutkan."
"Saat itu HY bilang, dirinya banyak mengalami kerugian material dan immaterial. Jika tidak bertanggung jawab untuk menikah ganti kerugian."
"Kami tanya saat itu jika dinominalkan berapa kerugian, saat itu HY menyampaikan kisaran Rp250 juta," bebenya kembali.
"Jika dilihat dari motifnya ini, ditambahkan IIr, motif sudah agak-agak beda. Kita juga melaporkan HY ke Polrestabes Palembang dengan Pasal 372 soal penggelapan."
"Logam mulia tersebut titip ke untuk modal usaha setelah menikah, jika tidak jadi menikah ya kembalikan," tegasnya. maka upaya terkahir kami laporkan karena tidak dikembalikan.
Ilir mengatakan, tidak pernah keluarga kliennya bilang pernikahan tersebut dibatalkan, tetapi ditunda.
"Ini karena ada perselisihan antara keduanya soal uang di rekening Rangga di kosong. Hal ini membuat HY marah, dan memarahi kliennya. Membuat orang tua Rangga pun marah."
"Orang tua melihat anaknya dilolo oleh calon istri, merasa belik jadi istri saja sudah, begini apalagi nanti sudah jadi istri. Kekhawatiran inilah membuat orang tua minta untuk ditunda," katanya.
Terkait kembali untuk kekerasan seksualnya, dilakukan mereka atas suka sama suka dan bukan paksaan.
"Jika ada kekerasan seksual pertama, tidak mungkin mengulang ada kekerasan seksual kedua," tutupnya.
Sementara itu kejadian India, pengantin wanita mendadak batalkan pernikahan di hari-H.
Pengantin wanita mengatakan, ia tidak dapat melanjutkan upacara pernikahannya.
Ia mengaku jatuh cinta dengan pria lain.
Kejadian ini pun viral di media sosial.
Baca juga: Gempa Bumi Terkini dengan SR 2,9 Menguncang Wilayah Sulawesi, Indonesia BMKG: Kedalaman 10Km
Dilansir dari India Today, Senin (26/5/2025), kejadian ini diketahui terjadi di distrik Hassan, Karnataka, India.
Pengantin wanita yang diketahui bernama Pallavi, merupakan seorang mahasiswi pascasarjana.
Ia akan menikahi pria bernama Venugopal, seorang guru sekolah pemerintah.
Keduanya diketahui berkenalan setelah dijodohkan oleh kedua belah pihak keluarga.
Saat berkenalan, Pallavi dan Venugopal sepakat untuk menikah.
Seluruh keluarga juga mempersiapkan pernikahan yang mewah untuk keduanya.
Namun, beberapa jam sebelum upacara pernikahan dimulai, Pallavi dilaporkan menerima panggilan telepon.
Lalu ia mengunci dirinya di kamar dan menolak untuk keluar.
Pallavi juga memberitahu keluarganya bahwa ia jatuh cinta dengan pria lain.
Oleh karena itu, ia enggan untuk melanjutkan upacara pernikahan dengan Venugopal.
Sontak saja keluarga pengantin wanita terkejut dengan pengakuan Pallavi.
Pasalnya Pallavi selama ini diketahui tidak pernah berhubungan dengan pria lain.
Wanita tersebut fokus dengan pendidikannya dan tidak memiliki waktu untuk berkencan.
Keluarga Pallavi berusaha membujuknya untuk melanjutkan upacara pernikahan yang akan dimulai lima menit lagi.
Keluarga Pallavi juga tidak bisa menanggung malu jika pernikahan tersebut dibatalkan.
Ratusan tamu yang diundang sudah mulai berdatangan dan memberi salam kepada keluarga pengantin pria.
Akhirnya, Pallavi meminta pengantin pria untuk masuk ke dalam rumah dan mengajaknya berbicara.
Dia mengaku kepada calon suaminya bahwa dia takut untuk menikah dan tidak ingin melanjutkan upacaranya.
"Saya hanya ingin tinggal bersama kedua orang tua saya," ungkap Pallavi.
"Saya jatuh cinta dengan pria lain, jadi saya tidak bisa melanjutkan pernikahan ini," lanjutnya, melansir Tribun Medan.
Pengantin pria berusaha membujuknya untuk melanjutkan pernikahan.
Tetapi Pallavi tetap teguh pada keputusannya.
Akhirnya, sang pengantin pria juga memilih untuk mengundurkan diri.
"Saya tidak ingin menikahi seseorang yang tidak bersedia," ucap Venugopal.
Beberapa pihak keluarga pengantin pria menuduh Pallavi sebelumnya menerima telepon dari kekasih.
Tetapi Pallavi tidak pernah memberitahu siapapun tentang kekasihnya tersebut, karena pria tersebut berasal dari kasta yang berbeda.
Keluarga mempelai wanita membela Pallavi dan mengatakan ia tidak memiliki kekasih.
Pallavi menolak melanjutkan pernikahan karena tidak siap untuk menikah, dan takut meninggalkan kedua orang tuanya.
Acara yang dihadiri ratusan tamu dari kedua belah pihak itu pun akhirnya dibatalkan.
Anggota keluarga tampak sangat sedih dengan situasi tersebut.
Tetapi mereka berusaha menerima keputusan kedua mempelai.
Seluruh tamu dan kerabat mempelai pulang ke rumah.
Sedangkan pengantin pria bersama keluarganya juga pulang ke rumah tanpa membawa pengantin wanita.
Pengantin pria akhirnya pulang bersama keluarganya ke rumahnya tanpa membawa mempelai wanita.
Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com