Minggu, 22 Maret 2026

Giant Sea Wall

Bukan IKN Jokowi, Prabowo Bangun Proyek Giant Sea Wall 500 Kilometer, Butuh Dana Rp 1.300 Triliun

Prabowo Subianto memastikan bahwa pembangunan Giant Sea Wall atau tanggul laut raksasa di sepanjang Pantai Utara (Pantura) Jawa

Tayang:
Editor: Ponge Aldi
zoom-inlihat foto Bukan IKN Jokowi, Prabowo Bangun Proyek Giant Sea Wall 500 Kilometer, Butuh Dana Rp 1.300 Triliun
KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
TANGGUL RAKSASA - Ilustrasi tanggul laut raksasa atau Giant Sea Wall.() 

TRIBUNGORONTALO.COM - Nasib kelanjutan mega Proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) yang dibangun di era Presiden Joko Widodo saat ini terkatung-katung.

Penyebabnya kurangnya anggaran dari APBD hingga minimnya investor. Pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 48,8 triliun untuk kelanjutan pembangunan di IKN untuk periode 2025-2029.

Peresmian Istana Garuda dan Kantor Kementerian Koordinator (Kemenko) hingga saat ini belum dilakukan Prabowo.

Anggaran era Presiden Prabowo banyak fokus pada 11 program prioritas antara lain makan bergizi gratis (MBG) Rp 121 triliun, program 3 juta rumah melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) Rp 41,88 triliun, Koperasi Desa Merah Putih Rp 200 triliun, Sekolah Rakyat Rp 11,6 triliun, Sekolah Unggul Garuda Rp 2 triliun, Lumbung pangan Rp 23,16 triliun.

Terkini, Prabowo Subianto memastikan bahwa pembangunan Giant Sea Wall atau tanggul laut raksasa di sepanjang Pantai Utara (Pantura) Jawa yang membentang 500 Kilometer dengan anggaran Rp 1.300 Triliunakan segera dimulai.

Presiden Prabowo Subianto mengatakan, tidak ada lagi penundaan pembangunan proyek tanggul laut raksasa atau giant sea wall di sepanjang pantai utara Jawa. Meskipun, pembangunannya bakal membutuhkan hingga 20 tahun.

Hal itu ditegaskan Prabowo dalam sambutannya menutup International Conference on Infrastructure (ICI) 2025 di JCC Senayan, Jakarta, Kamis (12/6/2025).

Proyek infrastruktur ini disebut sebagai salah satu mega proyek paling strategis dan vital dalam sejarah pembangunan nasional, terutama dalam menghadapi ancaman banjir rob dan kenaikan permukaan laut.

“Ini proyek yang sudah direncanakan sejak 1995 oleh Bappenas. Bayangkan, tiga puluh tahun lalu. Tapi sekarang, tidak ada lagi penundaan. Kita akan kerjakan segera,” ujar Prabowo 

Dari beberapa daerah yang ada di sepanjang rencana proyek Giant Sea Wall, ia memprioritaskan wilayah DKI Jakarta-Semarang.

"Semarang, Pekalongan, Brebes itu air sudah mengancam kehidupan rakyat kita, harus segera," tandasnya.

Membentang 500 Kilometer, Butuh Dana Rp 1.300 Triliun

Proyek Giant Sea Wall ini akan membentang sepanjang kurang lebih 500 kilometer, mulai dari Banten hingga Gresik, Jawa Timur.

Prabowo menyebutkan bahwa estimasi total biaya pembangunan mencapai 80 miliar dolar AS atau sekitar Rp 1.300 triliun. Dengan perkiraan waktunya penyelesaian 15-20 tahun.

Sementara khusus di Teluk Jakarta, diperkirakan menelan anggaran 8 hingga 10 miliar dolar AS, dengan masa pengerjaan 8-10 tahun.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved