Jalan Minahasa Putus
Akses Jalan ke Tondano Putus, Kapolsek Kombi Imbau Peserta Hapsa GMIM Gunakan Jalur Alternatif
Kapolsek Kombi menghimbau kepada masyarakat yang mau ke lokasi ibadah pembukaan Hapsa W/KI di Tondano untuk lewat jalur alternatif.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Akses-jalan-Minahasa-Putus-sc.jpg)
Kepala Satuan Kerja (Kasatker) BPJN Sulawesi Utara, Ir Ringgo Radetyo memberikan kronologis, jalan Nasional Kema-Rumbia Kilometer (KM) 7 yang putus Kamis (12/6/2025).
Menurut Ringgo, pada ruas jalan Kema - Rumbia Km 7 terdapat cross drain.
Cross drain adalah struktur drainase yang berfungsi untuk mengalirkan air melintasi badan jalan.
Biasanya, ini berupa saluran atau jembatan yang dibuat melintang jalan.
Baca juga: Artis Jessica Mila Disorot Usai Jadi Ibu: Penampilan Berubah Dratis, Suami Dituding Patriarkis
Baca juga: 13 OPD di Gorontalo Utara Dilebur Jadi 7 Dinas Baru, Ini Daftarnya
Lanjut Ringgo, keberadaan cross drain di jalan Kema - Rumbia KM 7, pada triwulan pertama tahun ini mulai rusak karena tergerus Abrasi dari laut.
Upaya telah dilakukan BPJN adalah melakukan proteksi sementara dan juga melakukan perencanaan beserta penganggaran untuk membangun kembali Cross drain tersebut secara permanen.
Kemudian, penanganan sementara yang telah dilakukan adalah memasang proteksi pada rumija yang sudah tergerus.
Upaya ini untuk memastikan segmen jalan tersebut masih dapat fungsional melayani lalulintas, sembari menunggu proses desain dan penganggaran di tahun ini tengah berjalan.
Namun pada hari Kamis (12/5-2025), mulai pukul 15.00 terjadi peningkatan debit sungai dan pasang air laut yang cukup tinggi.
Sehingga menyebabkan segmen tersebut putus sepenuhnya pada pukul 17.00 Wita.
"Saat ini kami mempersiapkan jembatan bailey untuk dpasang pada segmen jalan yang putus tersebut sehingga ruas jalan tersebut fungsional kembali," jelas Kepala Satuan Kerja BPJN Sulawesi Utara, Ir Ringgo Radetyo, Kamis (12/6/2025) malam.
Lanjutnya, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulut untuk teknis penanganan abrasi pantai yang bersinggungan langsung dengan Rumija di segmen tersebut.
Artikel ini telah tayang di TribunManado.co.id