Jalan Minahasa Putus
Akses Jalan ke Tondano Putus, Kapolsek Kombi Imbau Peserta Hapsa GMIM Gunakan Jalur Alternatif
Kapolsek Kombi menghimbau kepada masyarakat yang mau ke lokasi ibadah pembukaan Hapsa W/KI di Tondano untuk lewat jalur alternatif.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Akses-jalan-Minahasa-Putus-sc.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM-Menjelang pelaksanaan Ibadah Pembukaan Hari Persatuan (Hapsa) Wanita/Kaum Ibu (W/KI) GMIM 2025 yang akan digelar di Stadion Maesa Tondano pada Jumat (13/6/2025), Kapolsek Kombi Polres Minahasa, Iptu Alen Lariwu, menyampaikan imbauan penting kepada masyarakat dan peserta kegiatan.
Dalam pernyataannya pada Kamis malam (12/6/2025), Kapolsek Lariwu mengingatkan warga untuk tidak melewati jalur jalan Trans Sulawesi, khususnya rute pantai Desa Bulotoan hingga Desa Rerer 1, Kecamatan Kombi, karena akses jalan di lokasi tersebut terputus total.
Kapolsek Kombi Polres Minahasa Iptu Alen Lariwu, menyampaikan himbauan penting.
"Kepada masyarakat yang akan hadir ke ibadah Hapsa W/KI di Tondano, jangan lewat jalan raya trans Sulawesi, tepatnya jalur jalan pantai Desa Bulotoan-Desa Rerer 1 Kecamatan Kombi karena putus total," jelas Kapolsek Kombi Polres Minahasa Iptu Alen Lariwu, Kamis (12/6/2025) malam.
Baca juga: AC Milan Terjepit! Theo Hernandez Jadi Kunci Datangkan Zinchenko, Tapi Atletico Menawar Rendah
Baca juga: Ini Dia Daftar Smartphone Harga Rp3 Jutaan Bulan Juni 2025: Cek Pilihan dari Samsung hingga Infinix
Untuk itulah, Kapolsek Kombi menghimbau kepada masyarakat yang mau ke lokasi ibadah pembukaan Hapsa W/KI di Tondano untuk lewat jalur alternatif.
Khusus bagi yang akan datang dari Kota Bitung dan Airmadidi, di himbau jangan lewat Kema karena ada jalan putus di jalan Trans Sulawesi.
Silakan melalui jalan Sawangan Tanggari Tonsea Lama.
Dari arah Kota Manado bisa lewat Tinoor ke Tomohon lalu ke Tondano.
Begitu juga yang dari Manado sebagian Minut bisa lewat Koka, kemudian ke arah Kembes hingga Rumengkor lalu Suluan hingga Sasaran Tondano.
Akses Jalan Ditutup Total
Kapolsek Kombi Iptu Alen Lariwu saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya bersama pemerintah kecamatan dan pihak terkait sudah turun langsung untuk mengecek kondisi jalan tersebut.
“Kami telah turun langsung ke lokasi dan memastikan bahwa kerusakan jalan disebabkan oleh kombinasi faktor alam dan aktivitas warga yang membuka gorong-gorong secara tidak tepat," jelas Kapolsek Kombu Iptu Alen Lariwu, Kamis (12/6/2025).
Untuk saat ini, Kapolsek Kombi mengatakan akses jalan ditutup total demi keselamatan pengguna jalan, dan kami telah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk penanganan darurat dan rekayasa lalu lintas sementara.
“Kami juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan infrastruktur umum, seperti menggali saluran tanpa izin.
Keselamatan dan kelancaran transportasi adalah tanggung jawab bersama," ujarnya Kapolsek Kombi.
Ia juga mengimbau Warga sekitar untuk tidak mendekati lokasi kejadian guna menghindari risiko longsor tambahan atau kecelakaan.