Jumat, 6 Maret 2026

Dana Pokir Gorontalo

Anggota DPRD Gorontalo Utara Frustrasi, Aspirasi Terancam Mandek Gara-gara Dana Pokir

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gorontalo Utara, Tamrin I Yusuf, dari Komisi I Fraksi Golkar, menyuarakan rasa frustrasi yang mendalam.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Efriet Mukmin | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Anggota DPRD Gorontalo Utara Frustrasi, Aspirasi Terancam Mandek Gara-gara Dana Pokir
doc
DANA POKIR - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gorontalo Utara, Tamrin I. Yusuf, dari Komisi I Fraksi Golkar. Menurutnya, program-program yang dijanjikan kepada masyarakat melalui dana Pokok-pokok Pikiran (Pokir) terancam mandek karena kendala anggaran yang ditarik pemerintah pusat. Ini membuat janji kepada konstituen terganjal, sementara pembangunan daerah banyak bergantung pada bantuan pusat. 

Program yang sudah direncanakan bisa saja sewaktu-waktu dibatalkan atau dananya ditarik melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Kementerian.

"Sehingga hal ini menjadi tantangan besar, bahwa rakyat yang sudah dijanjikan namun tidak terealisasi," tegas Tamrin.

Mengingat keterbatasan anggaran daerah, DPRD Gorontalo Utara kini lebih banyak mengandalkan bantuan dari pemerintah pusat untuk menjalankan program-program pembangunan.

"DPRD lebih banyak mengandalkan bantuan dari pemerintah pusat," tutupnya. (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved