Jumat, 6 Maret 2026

Berita Nasional

Buntut Tambang Ilegal di Raja Ampat, PT Gag Nikel Disorot Jajaran Komisaris Bertitel 'Orang Dalam'

Sorotan tak berhenti pada pelanggaran lingkungannya saja. Jajaran komisaris PT Gag Nikel juga menjadi perhatian publik karena diisi oleh nama-nama.

Tayang:
Editor: Minarti Mansombo
zoom-inlihat foto Buntut Tambang Ilegal di Raja Ampat, PT Gag Nikel Disorot Jajaran Komisaris Bertitel 'Orang Dalam'
TRIBUN
BErITA NASIONAL-Buntut Tambang Ilegal di Raja Ampat, PT Gag Nikel Disorot Jajaran Komisaris Bertitel 'Orang Dalam'. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) baru-baru ini mengungkapkan bahwa PT Gag Nikel, salah satu perusahaan tambang nikel yang beroperasi di kawasan tersebut, melakukan pelanggaran serius terhadap aturan lingkungan hidup. 

Pada 2022, ia pernah diperiksa Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatra Selatan terkait pidana pertambangan senilai triliunan yang melibatkan puluhan perusahaan di Muara Enim dan Lahat.

3. Ahmad Fahrur Rozi

Komisaris PT Gag Nikel, Ahmad Fahrur Rozi
JAJARAN KOMISARIS PT GAG NIKEL - Komisaris PT Gag Nikel, Ahmad Fahrur Rozi. (Dok. PT Gag Nikel)

Lahir di Malang, Jawa Timur, pada 20 November 1971, Ahmad Fahrur Rozi alias Gus Rozi adalah Ketua Tanfidziyah PBNU Pusat 2022-2027.

Dikutip dari laman pps.alqolam.ac.id, ia juga merupakan Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) An-Nur 1 Bululawang, Kabupaten Malang.

Namanya juga tercatat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat 2020-2025 dan Ketua Yayasan Al-Qolam Malang.

Fahrur diketahui merupakan lulusan S1 Universitas Islam Raden Ahmat tahun 2000.

Pada 2004, ia lulus dari Universitas Islam Malang dan meraih gelar S2.

Di tahun 2016, ia lulus S3 dari Universitas Merdeka Malang.

4. Brigjen (Purn) Saptono Adji

Pensiunan TNI, Brigjen (Purn) Saptono Adji, jabat komisaris PT GAG Nikel
KOMISARIS PT GAG NIKEL - Pensiunan TNI, Brigjen (Purn) Saptono Adji, jabat komisaris PT GAG Nikel, perusahaan tambang di Raja Ampat. (Dok. PT GAG Nikel)

Dikutip dari laman TNI AD, Brigjen (Purn) Saptono Adji adalah lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1987 cabang Artileri.

Ia sebelumnya menjabat sebagai Asisten Khusus 1 Wakil Menteri Pertahanan Bidang Hubungan Internasional, dilansir kemhan.go.id.

Baca juga: Tak Didampingi Pengawal, Verrell Bramasta Nyaris Kewalahan Dikerubungi Fans di Singapura

Selama berkarier sebagai prajurit TNI, sejumlah jabatan pernah diemban Saptono.

Saat masih berpangkat Kolonel Arm, ia pernah menjadi Paban Utama B-6 Dit B Bais TNI.

Pada April 2015, Saptono dimutasi menjadi Dir B Bais TNI.

Saptono juga pernah menjadi Atase Pertahanan RI untuk Laos dan Staf Kabais TNI.

Setelah pensiun dari TNI, Saptono sempat dipercaya menjadi Staf Khusus Kepala Badan Intelijen Negara (BIN).

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved