Rabu, 18 Maret 2026

Hiu Paus Gorontalo

Tren Kemunculan Hiu Paus di Botubarani Gorontalo, Tak Pernah Absen Sepanjang Mei Rata-rata 4 Ekor

Tren positif kemunculan Hiu Paus (Rhincodon typus) di perairan Desa Botubarani, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo. 

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Tren Kemunculan Hiu Paus di Botubarani Gorontalo, Tak Pernah Absen Sepanjang Mei Rata-rata 4 Ekor
Photo by Jefri Potabuga, TribunGorontalo.com
TREN KEMUNCULAN -- Data kemunculan hiu paus di perairan Botubarani, Gorontalo, menunjukan tren positif. Sebab, sepanjang Mei 2025 ini paling sedikit 4 ekor hiu paus yang muncul. Tentu hal ini memberikan kepastian bagi para wisatawan. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Tren positif kemunculan Hiu Paus (Rhincodon typus) di perairan Desa Botubarani, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo. 

Sepanjang bulan Mei 2025, kemunculan hiu paus (Rhincodon typus) di lokasi ini berlangsung secara konsisten, bahkan tak pernah absen. 

Data dari pengelola wisata hiu paus Botubarani menunjukkan bahwa rata-rata empat ekor hiu paus muncul setiap harinya selama bulan Mei.

Catatan detail dari tanggal 1 hingga 31 Mei 2025 mengungkapkan bahwa kemunculan 5 ekor hiu paus sekaligus tercatat empat kali.

Lalu dalam empat kesempatan lainnya terlihat hingga 6 ekor secara bersamaan.

Sementara itu, kemunculan 4 ekor merupakan yang paling dominan, dengan jumlah kejadian mencapai sebelas kali.

Kemunculan tiga ekor juga beberapa kali tercatat.

Tren ini menggembirakan, mengingat hiu paus dikenal sebagai spesies migran dengan perilaku musiman yang sulit diprediksi.

Namun di Botubarani, justru terlihat pola kemunculan yang cenderung stabil, terutama sepanjang Mei 2025.

Karena itu, tren ini meningkatkan rasa percaya diri wisatawan yang datang dari jauh.

Sebab, dengan rata-rata empat ekor muncul setiap hari, wisatawan punya peluang sangat besar untuk menyaksikan langsung bahkan berenang bersama hiu paus di habitat aslinya.

Perlu diketahui, Botubarani menjadi salah satu contoh kawasan wisata berbasis konservasi laut yang dikelola dengan pendekatan kolaboratif antara pemerintah, komunitas lokal, dan pelaku usaha wisata.

Pengamatan langsung terhadap hiu paus dilakukan dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian agar tidak mengganggu satwa yang dilindungi ini.

Hiu paus adalah spesies ikan terbesar di dunia, dan meskipun ukurannya bisa mencapai lebih dari 10 meter, ia termasuk hewan yang jinak dan tidak berbahaya bagi manusia.

Inilah yang membuat pengalaman melihat hiu paus secara langsung, terlebih di perairan jernih Botubarani, menjadi atraksi unik yang sulit ditemukan di tempat lain.

Keunggulan lainnya adalah lokasi Botubarani yang strategis, hanya sekitar 11 kilometer dari pusat Kota Gorontalo, dengan waktu tempuh darat sekitar 20 menit.

Akses yang mudah ini didukung dengan fasilitas penunjang wisata seperti area parkir, gazebo, pusat informasi, dan jalur perahu khusus untuk wisata pengamatan hiu paus.

Dengan tarif masuk yang terjangkau dan paket wisata edukatif yang terus dikembangkan, kawasan ini bukan hanya menjadi tempat melihat satwa laut, tetapi juga destinasi belajar tentang ekosistem laut dan pelestarian spesies yang dilindungi.

Fenomena kemunculan hiu paus secara konsisten sepanjang Mei 2025 menjadi semacam “musim puncak” bagi pariwisata Botubarani.

Lima Hiu Paus Muncul Lagi di Botubarani, Turis Rusia hingga Jenderal TNI Ikut Menyaksikan

Kemunculan hiu paus pada hari ini, di hari terakhir bulan Mei 2025 cukup menggembirakan. Sebab, sebanyak 5 ekor muncul sekaligus. 

"Kalau hari ini tetap lima ekor hiu paus yang muncul, sama seperti kemarin," kata Salim Latif, Pengelola Wisata Hiu Paus Botubarani.

Salah satu momen menarik hari ini adalah kedatangan sekeluarga wisatawan asal Rusia yang datang pagi hari untuk menyaksikan langsung hiu paus di habitatnya.

“Tadi pagi ada bule, suami istri, dan tiga anak mereka,” ujarnya.

Selain turis asing, lokasi wisata ini juga dikunjungi oleh seorang jenderal bintang satu dari TNI Angkatan Darat bersama keluarganya.

“Tadi kedatangan TNI AD satu bintang bersama keluarganya,” kata Salim.

Wisatawan lokal juga tetap mendominasi kunjungan, terutama di akhir pekan. Menurut pengelola, jumlah pengunjung selama bulan Mei meningkat signifikan dibanding bulan sebelumnya.

“Bulan ini tidak ada hari tanpa kemunculan hiu paus. Paling sedikit satu ekor, paling banyak lima ekor,” jelasnya.

Rincian Tarif dan Fasilitas Wisata Botubarani

Tiket Masuk:

Wisatawan lokal: Rp10.000 per orang

Wisatawan mancanegara: Rp50.000 per orang

Paket Wisata:

Paket wisata perahu + pakan ikan (maks. 3 orang): Rp100.000

Lokasi snorkeling (di luar alat): Rp35.000 per orang

Lokasi diving (di luar alat): Rp60.000 per orang

Sewa alat snorkeling: Rp50.000 per set

Sewa baju renang: Rp50.000 per orang

Pakan hiu paus: Rp20.000 per kantong

Dokumentasi:

Kamera underwater: Rp250.000

Foto & video dengan drone: Rp250.000 per orang (foto sepuasnya)

Paket drone + perahu kaca: Rp450.000 per orang (tanpa batasan waktu)

Paket drone + paddle board: Rp350.000 per orang (tanpa batasan waktu)

(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved