Berita Haji 2025
Gigit Jari! Visa Haji Furoda Tak Terbit, Ratusan Juta Calon Jemaah Indonesia Gagal ke Tanah Suci
Padahal, tak sedikit dari mereka yang telah melunasi biaya perjalanan yang nilainya fantastis, mencapai ratusan juta rupiah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/visa-haji-furoda-untuk-musim-haji-1446-H2025-M.jpg)
Di sisi lain, sebagian calon jemaah memilih untuk mengalihkan niat beribadah haji dengan melaksanakan umrah sebagai alternatif.
Prosedur umrah dinilai lebih sederhana dan tidak terikat pada kuota tahunan.
Visa Haji Furoda Ditiadakan
Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Sekjen DPP AMPHURI), Zaky Zakaria, mengungkapkan fakta pahit ini.
Ia menyebutkan bahwa keputusan ini merupakan yang pertama kalinya terjadi setelah sekian lama sistem haji furoda diberlakukan.
"Ya, memang tahun ini Kerajaan Arab Saudi, sistem furoda itu memang belum dibuka dan mungkin tidak akan dibuka. Sampai menjelang wukuf sekarang, semua jalur sudah tutup. Baik furoda, haji khusus, haji reguler, haji kuota, semuanya sudah ditutup untuk penerbitan visanya," jelas Zaky Zakaria, saat dihubungi detikHikmah, Rabu (28/5/2025).
"Dan memang ini jadi tahun pertama yang mungkin setelah sekian lama, sistem furoda tidak on," lanjutnya.
Pernyataan Sekjen AMPHURI ini sekaligus mengonfirmasi kekhawatiran ribuan calon jemaah haji furoda Indonesia yang sebelumnya masih menunggu kepastian visa mereka.
Dengan ditutupnya seluruh jalur penerbitan visa, termasuk furoda, impian banyak orang untuk berhaji tahun ini dipastikan sirna.
Belum ada informasi resmi dari Pemerintah Arab Saudi mengenai alasan pasti di balik keputusan menghentikan penerbitan visa haji furoda tahun ini.
Namun, keputusan ini tentu akan berdampak besar bagi para calon jemaah dan biro perjalanan haji yang selama ini menawarkan layanan haji furoda.
Kondisi ini semakin menambah pilu bagi calon jemaah yang telah melunasi biaya haji furoda yang umumnya bernilai fantastis.
Mereka kini harus menerima kenyataan pahit bahwa harapan untuk beribadah di Tanah Suci tahun ini tidak akan terwujud melalui jalur ini.
Dengan kepastian ini, diharapkan para calon jemaah haji furoda dapat segera mendapatkan informasi yang jelas dari biro perjalanan mereka mengenai opsi selanjutnya, seperti pengembalian dana atau penjadwalan ulang untuk tahun berikutnya.
Keputusan Arab Saudi ini menandai perubahan signifikan dalam sistem penyelenggaraan haji dan menjadi perhatian serius bagi calon jemaah dari seluruh dunia. (*)