Sabtu, 21 Maret 2026

Berita Haji 2025

Gigit Jari! Visa Haji Furoda Tak Terbit, Ratusan Juta Calon Jemaah Indonesia Gagal ke Tanah Suci

Padahal, tak sedikit dari mereka yang telah melunasi biaya perjalanan yang nilainya fantastis, mencapai ratusan juta rupiah.

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Gigit Jari! Visa Haji Furoda Tak Terbit, Ratusan Juta Calon Jemaah Indonesia Gagal ke Tanah Suci
freepik
HAJI FURODA DITIADAKAN - Kabar mengejutkan datang dari Tanah Suci. Pemerintah Kerajaan Arab Saudi secara resmi dipastikan tidak akan menerbitkan visa haji furoda untuk musim haji 1446 H/2025 M. Informasi ini menjadi pukulan telak bagi calon jemaah yang berharap bisa menunaikan ibadah haji melalui jalur undangan khusus tersebut. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Kabar pahit menghampiri ribuan calon jemaah Haji Furoda asal Indonesia.

Impian untuk menunaikan ibadah haji tahun ini terancam pupus. Sebab hingga akhir Mei 2025, visa haji Furoda tak kunjung diterbitkan.

Perlu diketahui visa haji Furoda adalah undangan langsung dari Pemerintah Kerajaan Arab Saudi.

Gara-gara visa tak keluar, sejumlah jemaah yang telah berharap melalui jalur non-kuota tersebut, harus menelan kekecewaan mendalam. 

Padahal, tak sedikit dari mereka yang telah melunasi biaya perjalanan yang nilainya fantastis, mencapai ratusan juta rupiah.

Wakil Ketua Umum Aliansi Pengusaha Haramain Seluruh Indonesia (Asphirasi), Tauhid Hamdi, mengimbau para jemaah untuk berbesar hati menerima kenyataan ini.

Ia menekankan bahwa keberangkatan haji tidak hanya bergantung pada kemampuan finansial, melainkan juga pada kebijakan Arab Saudi yang kerap berubah setiap tahunnya.

“Sebagai umat Muslim, kita harus ikhlas. Ini bukan semata-mata soal mampu atau tidak mampu, tapi soal izin dari Allah SWT,” ujar Tauhid dalam konferensi pers, Rabu, 28 Mei 2025.

Keterangan dari Kementerian Agama Republik Indonesia mengamini bahwa kuota visa Haji Furoda memang masih tersedia.

Namun, proses penerbitannya tahun ini mengalami pengetatan yang signifikan.

Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, menjelaskan bahwa pemerintah Saudi memperketat regulasi visa non-kuota tersebut sebagai pertimbangan kapasitas dan pengawasan yang lebih ketat.

Beberapa faktor utama yang menjadi penyebab keterlambatan penerbitan visa furoda antara lain adalah pembatasan jumlah undangan yang dikeluarkan, serta adanya revisi sistem digitalisasi visa yang tengah dilakukan oleh pemerintah Arab Saudi.

Situasi ini menyebabkan banyak agen travel belum dapat memproses visa jemaah, meskipun seluruh dokumen persyaratan telah lengkap.

Menyikapi kondisi yang tidak pasti ini, sejumlah biro perjalanan haji menyatakan akan memberikan opsi kepada para jemaah.

Pilihan tersebut meliputi pengembalian dana yang telah dibayarkan atau penjadwalan ulang keberangkatan untuk musim haji tahun berikutnya.

Di sisi lain, sebagian calon jemaah memilih untuk mengalihkan niat beribadah haji dengan melaksanakan umrah sebagai alternatif.

Prosedur umrah dinilai lebih sederhana dan tidak terikat pada kuota tahunan.

Visa Haji Furoda Ditiadakan

Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Sekjen DPP AMPHURI), Zaky Zakaria, mengungkapkan fakta pahit ini.

Ia menyebutkan bahwa keputusan ini merupakan yang pertama kalinya terjadi setelah sekian lama sistem haji furoda diberlakukan.

"Ya, memang tahun ini Kerajaan Arab Saudi, sistem furoda itu memang belum dibuka dan mungkin tidak akan dibuka. Sampai menjelang wukuf sekarang, semua jalur sudah tutup. Baik furoda, haji khusus, haji reguler, haji kuota, semuanya sudah ditutup untuk penerbitan visanya," jelas Zaky Zakaria, saat dihubungi detikHikmah, Rabu (28/5/2025).

"Dan memang ini jadi tahun pertama yang mungkin setelah sekian lama, sistem furoda tidak on," lanjutnya.

Pernyataan Sekjen AMPHURI ini sekaligus mengonfirmasi kekhawatiran ribuan calon jemaah haji furoda Indonesia yang sebelumnya masih menunggu kepastian visa mereka.

Dengan ditutupnya seluruh jalur penerbitan visa, termasuk furoda, impian banyak orang untuk berhaji tahun ini dipastikan sirna.

Belum ada informasi resmi dari Pemerintah Arab Saudi mengenai alasan pasti di balik keputusan menghentikan penerbitan visa haji furoda tahun ini.

Namun, keputusan ini tentu akan berdampak besar bagi para calon jemaah dan biro perjalanan haji yang selama ini menawarkan layanan haji furoda.

Kondisi ini semakin menambah pilu bagi calon jemaah yang telah melunasi biaya haji furoda yang umumnya bernilai fantastis.

Mereka kini harus menerima kenyataan pahit bahwa harapan untuk beribadah di Tanah Suci tahun ini tidak akan terwujud melalui jalur ini.

Dengan kepastian ini, diharapkan para calon jemaah haji furoda dapat segera mendapatkan informasi yang jelas dari biro perjalanan mereka mengenai opsi selanjutnya, seperti pengembalian dana atau penjadwalan ulang untuk tahun berikutnya.

Keputusan Arab Saudi ini menandai perubahan signifikan dalam sistem penyelenggaraan haji dan menjadi perhatian serius bagi calon jemaah dari seluruh dunia. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved