Kamis, 12 Maret 2026

Berita Haji Gorontalo

Rahmat Djamalu Jadi Jemaah Haji Termuda dari Gorontalo Utara, Gantikan Sang Ayah ke Tanah Suci

Remaja berusia 19 tahun asal Kabupaten Gorontalo Utara tercatat sebagai jemaah haji termuda dari wilayahnya, bahkan masuk dalam daftar jamaah termuda

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Rahmat Djamalu Jadi Jemaah Haji Termuda dari Gorontalo Utara, Gantikan Sang Ayah ke Tanah Suci
TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu
CALON JAMAAH HAJI : Rahmat Djamalu, Calon Jamaah Haji Termuda Asal Gorontalo Utara, Kamis (22/5/2025). Rahmat naik haji menggantikan ayahnya yang tak kuat lagi secara fisik menjalani ibadah panjang. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Di antara ribuan jemaah haji yang berangkat ke tanah suci tahun ini, nama Rahmat Djamalu menjadi sorotan. 

Remaja berusia 19 tahun asal Desa Kota Jin, Kecamatan Atinggola, Kabupaten Gorontalo Utara tercatat sebagai jemaah haji termuda dari wilayahnya, bahkan masuk dalam daftar jamaah termuda se-Provinsi Gorontalo.

Rahmat tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) terakhir dari Gorontalo dan resmi masuk embarkasi haji pada Kamis (22/5/2025). 

Rahmat ikut serta dalam rombongan jemaah haji tahun ini bukanlah murni hasil dari antrean panjang.

Baca juga: Seorang Anak di Gorontalo Korbankan Jatah Suami agar Sang Ibu Tuna Netra Bisa Naik Haji

Rahmat berangkat untuk gantikan sang ayah yang telah mendaftar sejak 2014.

Kata Rahmat, ayahnya belum meninggal, hanya saja kondisi kesehatannya tidak memungkinkan untuk menjalani ibadah haji.

"Beliau masih sanggup untuk umrah, tapi untuk haji, kondisi kesehatannya tidak memungkinkan," ungkap Rahmat saat diwawancarai TribunGorontalo.com. 

Baca juga: Naik Haji di Usia Senja, Pasangan Pensiunan Asal Gorontalo Utara Wujudkan Impiannya Sejak 2014

Ayah Rahmat memang telah mendapatkan izin resmi dari otoritas kesehatan untuk membatalkan keberangkatannya. 

Kesempatan itu lalu diberikan kepada Rahmat, yang dengan penuh keikhlasan menerima amanah tersebut. 

"Ayah sendiri yang meminta saya menggantikan, itu di tahun 2024," kata Rahmat

 Remaja kelahiran 2 Juli 2005 ini menjelaskan keputusan itu bukan hanya soal menggantikan, tapi sebuah perjalanan spiritual untuk membawa doa-doa terbaik bagi ayahnya. 

Baca juga: Kloter Terakhir Calon Jemaah Haji Gorontalo Tiba di Asrama, Gabungan Tiga Kabupaten

"Saya ingin mendoakan ayah agar segera sembuh, dan juga adik saya yang tahun ini mendaftar haji dari Manado. Semoga suatu hari nanti ia bisa mendapatkan kesempatan yang sama," ujar Rahmat.

Keberangkatan Rahmat juga menjadi momen istimewa dalam sejarah kecil keluarganya. 

Sang ibu telah lebih dahulu berangkat haji pada tahun 2011. 

Kini, giliran Rahmat yang melanjutkan jejak spiritual itu, membawa nama baik keluarga dan semangat dari tanah Gorontalo Utara.

Baca juga: BREAKING NEWS: 55 Calon Jemaah Haji Dilepas Wakil Bupati Boalemo Gorontalo

Menjalankan ibadah haji di usia muda tidak lantas membuat Rahmat abai terhadap tanggung jawab lainnya. 

Saat ini, ia tercatat sebagai mahasiswa semester empat di Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Gorontalo (UNG) 

Kesibukannya di kampus tak menjadi penghalang, sebab pihak universitas memberikan kelonggaran kepadanya untuk menyelesaikan Ujian Akhir Semester (UAS) lebih awal.

"Kampus sangat pengertian. Saya sudah menyelesaikan semua ujian semester empat agar saat berhaji, saya bisa fokus tanpa beban akademik," jelasnya.

Baca juga: 393 Calon Jemaah Haji Gorontalo Kloter 30 Mulai Masuk Asrama, Lansia dan Disabilitas Jadi Prioritas

Perjalanan Rahmat ke tanah suci adalah kisah tentang cinta dan pengorbanan. 

Ia tak hanya membawa identitasnya sebagai mahasiswa dari Gorontalo, tapi juga harapan dan doa keluarga. 

Keberangkatannya adalah bukti bahwa semangat berhaji bukan hanya milik generasi tua, tapi juga bisa bagi generasi muda.

Baca juga: 393 Calon Jemaah Haji Gorontalo Kloter 30 Mulai Masuk Asrama, Lansia dan Disabilitas Jadi Prioritas

Rahmat kini bersiap menjalani ibadah haji pertamanya. 

Ia membawa semangat Gorontalo Utara ke tanah suci, bersama doa-doa untuk keluarga dan harapan untuk pulang membawa berkah.

 

(TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved