Berita Internasional
Mengejutkan! Trump Larang Universitas Harvard Amerika Terima Mahasiswa Asing, Indonesia Terdampak
Pemerintahan Donald Trump secara drastis mencabut otorisasi Universitas Harvard untuk menerima mahasiswa asing.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/HARVARD-Presiden-Amerika-Donald-Trump-membekukan-penerimaan-mahasiswa-baru.jpg)
Harvard, Universitas Tertua dan Terbaik Dunia
Harvard University, universitas swasta yang terletak di Cambridge, Massachusetts, Amerika Serikat, tak hanya dikenal sebagai anggota Ivy League, tetapi juga sebagai salah satu institusi pendidikan paling bergengsi di dunia.
Didirikan pada 8 September 1636 dengan nama awal New College, universitas ini kemudian dinamai ulang menjadi Harvard College pada 13 Maret 1639 sebagai penghormatan kepada John Harvard, seorang alumni Universitas Cambridge yang menjadi penyumbang terbesar saat itu.
Menariknya, penyebutan pertama Harvard sebagai “universitas” baru tercatat pada tahun 1780, menandai transformasinya menjadi institusi pendidikan tinggi yang lebih luas.
Dalam sejarah panjangnya, Harvard telah membangun reputasi akademik luar biasa.
Dengan kekayaan institusional yang fantastis—mencapai US$22,6 miliar pada tahun 2004—Harvard memiliki dana abadi terbesar di antara seluruh universitas dunia.
Jumlah ini hampir dua kali lipat dari pesaing terdekatnya, Universitas Yale.
Prestasinya pun diakui dalam berbagai pemeringkatan global. Pada 2005, US News menempatkan Harvard di peringkat pertama bersama Princeton University.
Tahun sebelumnya, Harvard juga memuncaki daftar setelah sempat berada di posisi kedua dan ketiga selama lima tahun berturut-turut.
Times Higher Education Supplement pun secara konsisten menobatkan Harvard sebagai universitas terbaik dunia.
Di bidang kesehatan, Harvard Medical School menjadi rujukan global sebagai salah satu institusi pendidikan medis paling unggul.
Hingga kini, Harvard memiliki sembilan fakultas utama yang meliputi berbagai disiplin ilmu. (*)