Senin, 9 Maret 2026

Demo Ojol

Hari Ini Ribuan Ojol Demonstrasi, Bawa 5 Tuntutan Tarif hingga UU Transportasi

Hari ini ribuan ojek online (ojol) akan demonstrasi di tiga titik, pada Selasa (20/5/2025).

Tayang:
Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Hari Ini Ribuan Ojol Demonstrasi, Bawa 5 Tuntutan Tarif hingga UU Transportasi
Infografis Tribunjakarta/Nur Indah Farrah
DEMO OJOL - Ilustrasi ojol. Hari ini ribuan ojol akan menggelar demonstrasi di Istana Merdeka, Gedung Kementerian Perhubungan, dan Gedung DPR/MPR RI, pada Selasa (20/5/2025). 

TRIBUNGORONTALO.COM – Hari ini ribuan ojek online (ojol) akan demonstrasi di tiga titik, yakni Istana Merdeka, Gedung Kementerian Perhubungan, dan Gedung DPR/MPR RI, pada Selasa (20/5/2025).

Melansir dari Kompas.com, Asosiasi Pengemudi Ojek Online Gabungan Aksi Roda Dua (GARDA) Indonesia membawa lima tuntutan.

Tak hanya di Jakarta, demo juga digelar di sejumlah wilayah lainnya. 

Di Surabaya, Jawa Timur misalnya, demo ojol dilakukan oleh pengemudi yang tergabung dalam Front Drive Online Tolak Aplikator Nakal (Frontal) Jawa Timur. 

Humas Frontal Jawa Timur, Samuel Grand mengatakan, demo ojol hari ini akan diikuti oleh sebanyak 6.000 driver online. 

Mereka bakal berkumpul di depan Mall Cito Bundaran Waru mulai pukul 08.00 WIB. 

“Akan ada demo driver online serentak secara nasional, termasuk di Jawa Timur yang akan dilaksanakan di Sidoarjo dan Surabaya,” kata dia, dikutip dari Kompas.com, Senin (19/5/2025). 

Samuel menyampaikan, aksi demonstrasi itu membawa lima tuntutan mendasar. Lantas, apa tuntutan demo ojol hari ini?

Baca juga: Menaker Segera Terbitkan Surat Edaran Larangan bagi Perusahaan Tahan Ijazah Karyawan

5 tuntutan demo ojol hari ini 

Samuel merinci lima poin tuntutan yang akan diajukan kepada stakeholder terkait, salah satunya kenaikan tarif transportasi online. 

Masih dari sumber yang sama, berikut ini lima tuntutan demo ojol hari ini: 

- Mutlak turunkan potongan aplikasi menjadi 10 persen 

- Naikkan tarif pengantaran penumpang 

- Segera terbitkan regulasi pengantaran makanan dan barang 

- Tentukan tarif bersih yang diterima mitra 

- Mendesak pemerintah segera terbitkan UU Transportasi Online Indonesia. 

Di Surabaya, aksi demo ojol akan menyasar sejumlah lokasi strategis, seperti Gedung Grahadi, Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim, Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jatim, Polda Jatim, DPRD Jatim, serta sejumlah kantor aplikator lainnya di Surabaya.

Driver ojol lakukan off bid massal 

Dalam aksi demo hari ini, diperkirakan ribuan driver ojol akan mematikan aplikasi secara massal atau off bit. 

“Ya benar, rencananya besok teman-teman driver akan melakukan off bid atau tidak akan menyalakan aplikasi,” kata Samuel. 

Hal yang sama juga diungkap oleh Ketua Umum GARDA Indonesia Raden Igun Wicaksono. 

Dia menyampaikan permintaan maaf apabila dalam sehari ini wilayah Jabodetabek lumpuh dan kegiatan masyarakat terganggu. 

Pasalnya, pengemudi ojol dan taksi daring berencana untuk melakukan off bid massal sehingga pengguna tidak bisa menggunakan layanan dari aplikasi ojol manapun. 

Kondisi ini diprediksi akan meningkatkan kemacetan di wilayah Jabodetabek. 

“Pada 20 Mei 2025 kami perkirakan pemesanan apapun melalui aplikasi akan lumpuh sebagian ataupun total,” kata Igun, dikutip dari Kompas.com, Senin. 

Kenapa ribuan driver ojol demo hari ini? 

Lebih lanjut, Igun menerangkan alasan mengapa ribuan driver ojol di sejumlah wilayah di Indonesia menggelar demo hari ini. 

Dia bilang, demo ojol hari ini merupakan bentuk respons kekecewaan pengemudi ojol kepada aplikator yang dianggap telah melanggar regulasi dan merugikan driver.

Adapun aturan yang dilanggar adalah Keputusan Menteri Perhubungan (Kepermenhub) KP 1001 tahun 2022. 

Beleid itu mengatur pedoman perhitungan biaya jasa ojol oleh aplikator.

Mengacu aturan tersebut, aplikator hanya diperbolehkan menetapkan biaya sewa aplikasi kepada pengemudi maksimal 15 persen, dengan tambahan 5 persen untuk biaya kesejahteraan mitra pengemudi. 

Namun, banyak aplikator yang melanggar ketentuan ini dengan menaikkan biaya sewa aplikasi. 

Igun menyampaikan, selama ini protes telah dilayangkan oleh pengemudi ojol. Namun tidak didengar oleh aplikator.

Oleh sebab itu, mereka mengambil tindakan tegas dengan menggelar aksi demonstrasi. Harapannya, aksi ini mendapat respons dari pemerintah. 

"(Pemerintah) selama ini mendiamkan pelanggaran regulasi yang dilakukan oleh aplikator-aplikator pelanggar regulasi,” tandas Igun.

Respons Grab dan Gojek soal demo ojol hari ini 

Sementara itu, pihak aplikator memastikan, layanan jasa ojol tetap beroperasi dengan normal pada Selasa (20/5/2025). 

Hal itu diungkap oleh Chief of Public Affairs Grab Indonesia Tirza R. Munusamy. 

"Untuk besok (demo ojol 20 Mei 2025), sama seperti kanal komunikasi selalu terbuka untuk mitra pengemudi kita ke Grab. Untuk besok spesifik operasional usaha Grab akan tetap berlangsung seperti biasa, tidak ada perubahan," ucapnya, dikutip dari Antara, Senin (19/5/2025).

Meski operasional tetap berjalan normal, Tirza mengimbau kepada pengguna untuk merencanakan perjalanan lebih awal agar terhindar dari kemacetan di wilayah yang terdampak demonstrasi. 

"Nggak perlu khawatir juga kalau seandainya memang kesulitan dapat driver, sistem kita akan otomatis mengalokasikan ke mitra-mitra pengemudi lainnya karena kita tahu bahwa mitra-mitra pengemudi tetap harus mencari nafkahnya besok juga, jadi kita juga mencoba melindungi mereka," tuturnya. 

Di sisi lain, Presiden Gojek Catherine Hindra Sutjahyo mengatakan bahwa pihaknya bakal terus membuka kanal komunikasi supaya mitra pengemudi bisa menyampaikan pertanyaan demi menjaga demo tetap terkendali.

Dia menekankan, pentingnya menjaga ekosistem digital transportasi yang melibatkan jutaan mitra, konsumen, dan UMKM, serta berharap komunikasi internal mampu menjawab aspirasi mitra dan menjaga kelangsungan aktivitas ekonomi. 
Aplikator penyedia jasa ojol lainnya, Maxim melalui Government Relations Specialist Maxim Indonesia Muhammad Rafi Assagaf juga mengimbau kepada mitranya untuk beroperasi seperti biasa. 

"Memang kami juga imbau ke driver-driver, kami mohon juga tetap bijaksana, juga bisa datang ke kantor kami kalau misalkan memang ada keluh kesah," ungkapnya.

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "5 Tuntutan Demo Ojol Besar-besaran Hari ini, Apa Saja?"

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved