Minggu, 8 Maret 2026

Berita Nasional

Ketum Kadin Anindya Bakrie Sebut Kasus di PT CAA Bukan Premanisme

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, komentari kasus dugaan pemerasan proyek PT Chandra Asri Alkali (CAA).

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Ketum Kadin Anindya Bakrie Sebut Kasus di PT CAA Bukan Premanisme
TribunNews
KADIN TERKAIT KASUS PREMANISME - Anindya Novyan Bakrie komentari kasus yang menjerat Ketua Kadin Cilegon terkait Pemerasan Proyek Raksasa Chandra Asri Rp 5 Triliu. 

Ia pun katanya, telah menonaktifkan kedua pengurus Kadin Cilegon sebagai bentuk pembelajaran bagi seluruh anggota.

Namun, ia menekankan bahwa insiden di Cilegon tidak bisa disamakan dengan tindakan premanisme yang kerap dilakukan oleh organisasi masyarakat (ormas) terhadap proyek-proyek industri.

"Kami mengingatkan agar faktor yang menjadi pemicu aksi yang tak menyenangkan harus diperhatikan oleh semua pelaku usaha dan penyelenggara negara," katanya.

Ia menegaskan, bahwa Kadin sebagai mitra pemerintah menolak dan mengutuk segala bentuk intimidasi dan kekerasan, tapi faktor pemicu perlu pula diperhatikan.

Anindya mengisyaratkan adanya kekecewaan atau ketidaksesuaian yang dirasakan pengusaha lokal sehingga memicu tindakan tersebut.

Pernyataan Anindya ini tentu akan menambah panasnya polemik seputar kasus pemerasan proyek raksasa di Cilegon dan berpotensi menimbulkan reaksi dari berbagai pihak. (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved