Berita Populer
GORONTALO TERPOPULER: Remaja Tenggelam di Sungai Bulango - Pengendara Tewas usai Tabrak Truk Sampah
Kumpulan berita peristiwa, human interest story, hingga politik terangkum dalam Gorontalo Terpopuler, Minggu (18/5/2025).
Penulis: Redaksi | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Berita-populer-18-Mei-2025.jpg)
Seorang pemuda bernama Riski Nadu (25), warga Kelurahan Limba B, Kecamatan Kota Selatan, tewas di tempat.
Hal itu setelah sepeda motor yang dikendarainya menabrak truk pengangkut sampah di Jalan Pangeran Hidayat, Kota Gorontalo, Sabtu (17/5/2025) dini hari.
Peristiwa ini menambah daftar panjang kecelakaan yang melibatkan kendaraan roda dua di jalur-jalur utama Kota Gorontalo.
Baca juga: 2 Preman Bawa Samurai Bikin Onar di Pasar Sentral Kota Gorontalo hingga Aniaya Warga
Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 04.30 Wita di ruas jalan yang tidak terlalu padat, namun tetap dilintasi kendaraan besar seperti truk milik dinas kebersihan.
Yang membuat suasana makin haru, tangisan histeris ibu korban menggema di kamar jenazah RSUD Aloei Saboe saat mengetahui anaknya telah meninggal dunia.
2 Preman Bawa Samurai Bikin Onar di Pasar Sentral Kota Gorontalo hingga Aniaya Warga
Dua orang pria diduga preman diamankan Tim Resmob Rajawali Polresta Gorontalo Kota, Jumat (16/5/2025) malam.
Keduanya diamankan usai membuat onar dan melakukan penganiayaan terhadap seorang warga di kawasan Pasar Sentral Kota Gorontalo,
Kejadian terjadi sekitar pukul 21.00 Wita di Kelurahan Limba UI, Kecamatan Kota Selatan.
Kedua terduga pelaku masing-masing berinisial CH (28), warga Kecamatan Batudaa, Kabupaten Gorontalo, dan ID (), warga Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo.
Kasat Reskrim AKP Akmal Novian Reza, membenarkan penangkapan tersebut.
Menurutnya, Tim Rajawali bergerak cepat setelah menerima laporan masyarakat melalui layanan Hallo Kapolresta.
“Setelah menerima laporan, Tim Rajawali langsung menuju lokasi, melakukan interogasi, dan mengamankan dua orang pria yang diduga sebagai pelaku penganiayaan terhadap korban berinisial FD (42),” ujar AKP Akmal dalam keterangannya.