Berita Sepak Bola
MU Gagal Lagi di Liga Inggris! Harapan ke Liga Champions Kini di Tangan Final Liga Europa
Kekalahan tipis 0-1 dari Chelsea di Stamford Bridge, Jumat (16/5/2025) dini hari WIB, memperpanjang puasa kemenangan mereka menjadi delapan laga berun
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/CHELSEA-1-0-MANCHESTER-UNITED-Ruben-Amorim-butuh-keajaiban-untuk-selamatkan-Man-Utd-s.jpg)
Bahkan ketika wasit sempat menunjuk titik putih untuk Chelsea setelah Onana menjatuhkan pemain muda Tyrique George, keberuntungan sempat memihak United karena VAR menganulir penalti tersebut. Tapi keberuntungan itu tak bertahan lama.
Pada menit ke-71, Marc Cucurella muncul sebagai mimpi buruk bagi MU.
Sundulannya ke tiang jauh, menyambut umpan Reece James, membuat Stamford Bridge meledak.
Satu gol itu cukup untuk mengunci kemenangan dan mengirim United pulang dengan tangan hampa.
Kekalahan ini membuat posisi United kian terpuruk di klasemen dan secara matematis hampir mustahil finis di empat besar.
Harapan terakhir hanya satu: menang lawan Tottenham di final Liga Europa, atau musim depan mereka akan kembali ke kompetisi kasta kedua Eropa.
Melihat performa saat ini, Ruben Amorim harus menjadi lebih dari sekadar pelatih—ia harus menjadi pembuat keajaiban.
Karena jika performa seperti ini terus dibawa ke Bilbao, bukan tiket Liga Champions yang didapat, melainkan musim panas yang penuh kekecewaan. (*)