Minggu, 8 Maret 2026

Berita Haji Gorontalo

Koper Calon Jemaah Haji Gorontalo Mulai Masuk Asrama, Berat Dibatasi 32 Kg

Suasana Asrama Haji Gorontalo mulai dipadati para jemaah haji asal Provinsi Gorontalo sejak Jumat (16/5/2025) pagi.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Koper Calon Jemaah Haji Gorontalo Mulai Masuk Asrama, Berat Dibatasi 32 Kg
FOTO: Herjianto Tangahu, TribunGorontalo.com
JAMAAH HAJI : Suasana pengantaran koper jamaah haji Gorontalo di embarkasi haji, Jumat (16/5/2025). Para jamaah haji mulia mengantar koper. FOTO: Herjianto Tangahu, TribunGorontalo.com 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Suasana Asrama Haji Gorontalo mulai dipadati para jemaah haji asal Provinsi Gorontalo sejak Jumat (16/5/2025) pagi.

Mereka datang satu per satu membawa koper masing-masing untuk diserahkan kepada panitia embarkasi haji.

Pengumpulan koper ini merupakan bagian dari tahapan keberangkatan haji tahun 2025 yang dijadwalkan berlangsung sesuai instruksi Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Gorontalo kepada seluruh Kemenag kabupaten/kota.

Koper-koper tersebut akan ditimbang pada Sabtu (17/5/2025), sebelum diberangkatkan ke Bandara Internasional Jalaluddin Gorontalo.

“Besok akan dilakukan penimbangan yang melibatkan seluruh stakeholder terkait,” ujar Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kemenag Provinsi Gorontalo, Mansur Basir.

Ia menjelaskan, penimbangan ini tidak bisa dilakukan sembarangan.

Ada sederet pihak yang terlibat untuk memastikan setiap koper jemaah memenuhi syarat penerbangan internasional.

Pihak-pihak tersebut antara lain Bandara Jalaluddin, maskapai Garuda Indonesia dan Lion Air, Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo, Bea Cukai, serta Kantor Pos.

“Pihak-pihak inilah yang nanti akan sangat berkepentingan dengan koper bagasi,” kata Mansur.

Total ada 969 koper yang dikumpulkan hari ini, sesuai jumlah jemaah dari kloter 28, 30, dan 32.

Saat proses pengecekan, petugas dari Bandara Jalaluddin akan memverifikasi isi koper sesuai standar keselamatan penerbangan.

Di sisi lain, Kantor Pos akan bertanggung jawab mengawal distribusi koper hingga tiba di bandara.

“Ini sudah kami sampaikan kepada seluruh jamaah pada pertemuan beberapa hari lalu,” jelas Mansur.

Dalam pertemuan itu pula, disampaikan daftar barang-barang yang dilarang masuk ke dalam koper jemaah.

Termasuk barang-barang yang tak boleh masuk ke wilayah Arab Saudi maupun melewati pos pemeriksaan Bea Cukai di bandara.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved