Polemik Ojol Gorontalo
Bentor Offline Gorontalo Minta Ojol Menjauh 100 Meter dari Depan Indogrosir, Angkut Barang Dibatasi
Polemik antara pengemudi becak motor (bentor) konvensional dan bentor online kembali mencuat di depan gerai Indogrosir, Kota Gorontalo.
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Bentor-melebihi-kapasitas-overload.jpg)
TRIBUN-GORONTALO.COM, Gorontalo – Polemik antara pengemudi becak motor (bentor) konvensional dan bentor online kembali mencuat di depan gerai Indogrosir, Kota Gorontalo.
Perseteruan dipicu adu mulut soal sistem kerja antara dua kubu pengemudi yang berebut penumpang di area tersebut.
Saat Tribun Gorontalo mendatangi pangkalan bentor offline di depan Indogrosir, Jumat (16/5/2025), sejumlah pengendara menyampaikan keluhan mereka secara terbuka.
Mirnon Taduengo, salah satu sopir bentor offline, mengungkapkan atas peristiwa kemarin, mereka meminta pemerintah turun langsung menyelesaikan persoalan tersebut.
Baca juga: 2 Pemuda di Manado Berselisih dengan Driver Ojol, Gegara Batalkan Pesanan dan Beri Ulasan Buruk
“Kami suda mengajukan itu tapi sampai dengan sekarang kami tidak tau apakah sedang dibahas, kami masih menunggu,” jelasnya.
Menurut Mirnon, mereka telah menyurati Wali Kota Gorontalo, Dinas Perhubungan, DPRD Kota Gorontalo, hingga Polres Gorontalo.
Salah satu tuntutan utama yang disampaikan adalah penetapan batas jarak operasional bagi bentor online dalam mengambil penumpang.
“Kami meminta untuk maxim agar jarak 100 motor pengambilan penumpang,” ujarnya.
Ia juga menyoroti praktik bentor online yang mengangkut barang, yang menurutnya seharusnya tidak dilakukan.
“Kalau barang tidak usah dimuat, kan ada cargo, ini penumpang dan barang mereka angkut,” bebernya.
Baca juga: Mayat Bayi Dalam Tas Ojol Diduga Hasil Cinta Terlarang Kakak Adik
Terkait video yang beredar luas di media sosial, ia menilai bahwa tayangan tersebut menyudutkan pihak bentor offline.
“Artinya salah satu mereka memprovokasi karena yang di sini hanya memberikan saran kalau barang tidak bisa dimuat kecuali orang,” tegasnya.
Ia menyebut kondisi saat ini tidak adil karena lokasi pangkalan di depan Indogrosir menjadi satu-satunya titik mereka mendapat penumpang, sementara bentor online bisa menerima order dari mana saja.
“Kami hanya menunggu penumpang di sini, biasa kami antar penumpang pulang kami jalan kosong, sementara mereka kan bisa di mana saja dapat,” terangnya.