Kamis, 5 Maret 2026

Berita Nasional

2 Pemuda Manado Diburu Driver Gara-gara Kerap Order dan Cancel Pesanan di Ojol

Dua pemuda warga Kota Manado, Sulawesi Utara, yakni Rizky (26) dan Isak (24), menjadi pusat perhatian.

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto 2 Pemuda Manado Diburu Driver Gara-gara Kerap Order dan Cancel Pesanan di Ojol
TRIBUNMANADO
PRANK OJOL - Rizky dan Isak, dua pemuda warga Manado, menjadi sorotan setelah terlibat perselisihan dengan sejumlah driver ojek online di Kelurahan Winangun Satu, Kecamatan Malalayang, Kota Manado, Sulawesi Utara. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Manado - Dua pemuda warga Kota Manado, Sulawesi Utara, yakni Rizky (26) dan Isak (24), menjadi pusat perhatian.

Hal itu setelah keduanya terlibat perselisihan dengan sejumlah pengemudi ojek online (ojol).

Adapun keduanya merupakan pemuda yang tinggal di Kelurahan Winangun Satu, Kecamatan Malalayang.

Keduanya diamankan oleh pihak kepolisian Polsek Malalayang untuk mencegah konflik yang lebih besar.

Perselisihan ini bermula dari tindakan Rizky dan Isak yang dinilai merugikan para pengemudi ojol.

Mereka berdua dilaporkan sering memesan layanan ojek online melalui aplikasi, namun kemudian membatalkan pesanan tersebut.

Tak hanya itu, mereka juga kerap memberikan ulasan buruk atau bintang satu kepada para pengemudi yang telah menerima pesanan mereka.

Tindakan ini tentu saja memicu kemarahan sejumlah pengemudi ojek online yang merasa sangat dirugikan oleh perilaku kedua pemuda tersebut.

Merasa kesal dengan perbuatan Rizky dan Isak, para pengemudi ojol kemudian berusaha mencari keberadaan keduanya.

Hingga akhirnya terjadi perselisihan di wilayah Winangun Satu.

Untuk menghindari terjadinya konflik yang lebih meluas dan menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat, pihak kepolisian dari Polsek Malalayang bertindak cepat.

Pihak kepolisian mengamankan Rizky dan Isak beserta beberapa pengemudi ojek online yang terlibat dalam perselisihan tersebut.

Kapolsek Malalayang, AKP Elwin Kristanto, membenarkan adanya kejadian tersebut.

Ia menyatakan bahwa situasi di lokasi kejadian telah berhasil dikendalikan dan kembali kondusif berkat penanganan cepat dari aparat kepolisian.

Kapolsek pada Jumat (16/5/2025), menjelaskan akar permasalahan yang memicu perselisihan antara kedua pemuda dan para pengemudi ojek online tersebut.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved