Kamis, 4 Juni 2026

Berita Nasional

Bagaimana Keberlanjutan Makan Bergizi Gratis usai Pergantian Pimpinan BGN?

Publik pun bertanya-tanya, apakah program andalan ini akan tetap berjalan atau justru mandek di tengah jalan?

Tayang:
Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Bagaimana Keberlanjutan Makan Bergizi Gratis usai Pergantian Pimpinan BGN?
Kolase TribunGorontalo.com
DITAHAN KEJAGUNG -- Kolase foto Dadan Hindayana saat berada di Kompleks Parlemen dan ketika menjadi tahanan Kejagung. Dadan kini resmi mengenakan rompi pink. (Tribunnews.com/Chaerul Umam/KompasTV) 

Ringkasan Berita:
  • Kepala BGN terdahulu, Dadan Hindayana, bersama dua wakilnya dicopot dari jabatan dan ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung terkait dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG).
  • Meskipun diterpa kasus hukum di tingkat pusat, penyaluran paket makanan bergizi untuk siswa sekolah, balita, serta ibu hamil dan menyusui di lapangan
  • Presiden Prabowo Subianto telah melantik jajaran pimpinan baru BGN yang dikepalai oleh Nanik S Deyang

 

TRIBUNGORONTALO.COM – Kelanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini tengah menjadi sorotan publik menyusul badai restrukturisasi dan kasus hukum yang menimpa jajaran mantan petinggi Badan Gizi Nasional (BGN).

Publik pun bertanya-tanya, apakah program andalan ini akan tetap berjalan atau justru mandek di tengah jalan?

Kekhawatiran tersebut mencuat setelah Kepala BGN terdahulu, Dadan Hindayana, beserta dua wakilnya, Lodewyk Pusung dan Sonny Sanjaya, resmi dicopot dari jabatan mereka.

Tak lama setelah pencopotan tersebut, para mantan pejabat BGN ini diseret oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) dan ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan kasus korupsi tata kelola program MBG.

Meski pucuk pimpinan BGN diguncang skandal korupsi, denyut nadi distribusi makanan bergizi di lapangan dipastikan tidak berhenti. Pemerintah bergerak cepat melakukan pengisian jabatan guna menjamin hak-hak para penerima manfaat tetap terpenuhi tanpa hambatan birokrasi.

Di tingkat akar rumput, distribusi paket makanan untuk siswa sekolah, balita, hingga ibu hamil dan menyusui dilaporkan masih berjalan normal. Para petugas lapangan mengaku tidak merasakan dampak langsung dari pergantian mendadak di tubuh BGN tersebut.

Dedeh, seorang tenaga pengajar di salah satu sekolah dasar di Jawa Barat, mengonfirmasi bahwa pasokan makanan untuk para muridnya tetap datang tepat waktu. Pengumuman pergantian kepemimpinan di pusat sama sekali tidak mengubah jadwal pengiriman ke sekolahnya.

“MBG masih ada, datang seperti biasa ke sekolah,” ujar Dedeh kepada Tribunnews, Rabu (3/6/2026).

Senada dengan kondisi di sekolah, denyut distribusi di fasilitas kesehatan tingkat desa/kelurahan pun terpantau aman. Para kader Posyandu di kawasan Jakarta Utara yang mengawal pembagian MBG bagi kelompok rentan menyatakan alur logistik masih berjalan rutin.

Menurut Elis, salah satu kader Posyandu di Jakarta Utara, seluruh jadwal pembagian makanan tetap berjalan sesuai agenda mingguan yang telah ditetapkan sebelumnya.

“Ada, masih (berjalan). Terus kita liburnya hanya Sabtu-Minggu dan tanggal merah,” ungkap Elis saat ditemui Tribunnews di Jakarta, Rabu (3/6/2026).

Baca juga: Kemarin Dicopot Presiden Prabowo, Hari Ini Dadan Hindayana Ditahan Kejagung

KONTROVERSI - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana saat berada di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (1/10/2025). Dadan kini tidak lagi menjabat sebagai Kepala BGN setelah posisinya digantikan oleh Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang.
DADAN DICOPOT - Eks Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana saat berada di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (1/10/2025). Dadan kini tidak lagi menjabat sebagai Kepala BGN setelah posisinya digantikan oleh Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang. (Tribunnews.com/Chaerul Umam)

Kepastian bergulirnya program ini menjadi angin segar bagi jutaan penerima manfaat, mengingat skala distribusi yang masif dan ketergantungan masyarakat terhadap tambahan gizi ini sangat tinggi. Pemerintah pun berjanji akan mengawal ketat masa transisi ini agar layanan publik tidak menjadi korban.

Distribusi dari RW hingga Rumah Warga Masih Berjalan
Elis menjelaskan lebih detail mengenai mekanisme penyaluran MBG di wilayahnya yang dilakukan secara berjenjang melalui kader di tingkat RT dan RW. Prosesnya dimulai dari pendataan jumlah penerima manfaat di masing-masing RT secara akurat.

Setelah pasokan makanan tiba di titik distribusi RW, para kader bergerak cepat membagi ulang makanan sesuai dengan daftar dan jumlah penerima di wilayah masing-masing. Untuk menghindari kekeliruan, setiap wadah makanan sudah diberi label nama penerima demi memudahkan distribusi.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved