Dunia Kampus
26 Mahasiswa IAIN Gorontalo 'Kuliah' di Kantor TribunGorontalo.com, Belajar dari Praktisi
Sebanyak 33 mahasiswa Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam IAIN Sultan Amai Gorontalo 'kuliah' di kantor TribunGorontalo.com.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Mahasiswa-KPI-IAIN-Sultan-Amai-Gorontalo-19-Mei-2025.jpg)
(Penulis: Inayah Nuraulia Mokodongan, Peserta Magang dari UNG)
TRIBUNGORONTALO.COM – Sebanyak 26 mahasiswa Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo 'kuliah' di kantor TribunGorontalo.com pukul 13.16 Wita, Jumat (16/5/2025).
Para mahasiswa IAIN didampingi langsung oleh Hidayatullah, Sekretaris Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI).
"Untuk jumlah mahasiswa ada dua kelas yang terbagi dari kelas reguler dan kelas karyawan," kata Hidayatullah.
Kedatangan rombongan mahasiswa KPI IAIN diterima langsung oleh Content Manager TribunGorontalo.com Aldi Ponge dan Redaktur TribunGorontalo.com Fajri A Kidjab.
Hidayatullah menyebut kunjungan mahasiswa IAIN semata-mata mendapatkan pengalaman yang baru.
Mahasiswa disebut bisa menggali pengetahuan dari wartawan TribunGorontalo.com mengenai pemberitaan dan fotografi.
"Kami ingin belajar bukan sekadar perkuliahan di ruangan kelas saja, serta teori dalam ruangan saja. Tetapi kita mau agar mahasiswa bisa mendapatkan pengalaman bukan hanya dari akademisi tetapi juga para praktisi," jelas pria akrab disapa Yayat tersebut.
Adapun kunjungan mahasiswa diselingi tanya jawab dengan Redaktur TribunGorontalo.com, Fajri A Kidjab.
Fajri membahas sejarah singkat berdirinya TribunGorontalo.com.
"TribunGorontalo.com merupakan portal ke-62 Tribun Network. Perusahaan ini resmi di-launching 17 April 2022. Tapi kita sudah aktif sejak akhir 2021," jelas Fajri mengawali selayang pandang.
Mahasiswa kemudian bertanya perihal konsep TribunGorontalo.com dalam mengelola konten dan foto.
Fajri menjelaskan, penggunaan foto dalam berita TribunGorontalo.com diperlakukan seperti angle (sudut pandang) tulisan.
"Jadi foto itu sama pentingnya dengan isi berita. Berita bagus tapi foto jelek bisa tidak menarik di mata pembaca," ucap Fajri.
"Wartawan kita diwajibkan mengambil foto dari berbagai angle untuk melengkapi deskripsi tulisan," tambahnya.