Senin, 16 Maret 2026

Berita Viral

Viral SMK di Purwokerto Adakan Wisuda Seperti Perguruan Tinggi, Pakai Toga hingga Kalung Gordon

Tak hanya para siswa, jajaran guru dan kepala sekolah pun mengenakan jubah toga berikut dengan atribut layaknya dosen atau rektor dalam acara wisuda.

Tayang:
Editor: Minarti Mansombo
zoom-inlihat foto Viral SMK di Purwokerto Adakan Wisuda Seperti Perguruan Tinggi, Pakai Toga hingga Kalung Gordon
Kolase TribunGorontalo.com
BERITA VIRAL-Viral SMK di Purwokerto Adakan Wisuda Seperti Perguruan Tinggi, Pakai Toga hingga Kalung Gordon. Dalam video tersebut, acara kelulusan juga terlihat berbeda dengan sekolah pada umumnya. Konsep acara kelulusan dibentuk mirip seperti prosesi wisuda perguruan tinggi. 

@bayu1516: Inilah kenapa lebih penting PENDIDIKAN di banding MAKAN SIANG GRATIS

@za_nadhiya1306: Too much itu mah keknya gurunya yg pengin pakai pakaian kek gtu 

@ginanjarrahmawan: Lagi dan lagi.. Tiap tahun selalu ada gini

@algraphy.id: Kita itu memang suka yang begini ini… walau entah lulusannya bagaimana skill dan pengetahuannya. Penting gini aja dulu

@Dibtsan: Woillaahhh gua melek siang malem nyelesaiin skripsi demi make toga lah ini seenak jidat cuma SMK bisa make toga dong

@rieffanddy: Padahal perjuangan memakai baju khas wisuda dengan toga itu sangat panjang. Bukan sekedar UN saja. Pengulangan Matkul, bikin Esai, proposal lanjut skripsi. Ngejar waktu buat bimbingan dgn dosen, revisi berkali2. Sidang dengan karya ilmiah yg di buat.. Cuma bisa tertawa melihat video tsb 

@meelamania: Sbg guru, sbg pendidik, masa sih gak paham arti toga? Arti dari setiap atribut yg mereka gunakan dibadan? Arti dari wisuda itu sendiri?

@ikin_rislia88: Guru cosplay professor

@habibsyadzily: Mungkin sebentar lagi, lulus pelatihan singkat pun akan disambut dengan toga, slempang, dan pemindahan tali, seolah-olah makna akademik bisa dipinjam lewat dekorasi. Tapi tenang saja, selama ada panggung megah dan kamera, siapa peduli pada esensi pendidikan? Yang penting terlihat prestisius di Instagram, bukan?

@dga.sg17: Pemindahan tali toga dari kiri ke kanan pada upacara wisuda adalah simbol resmi dari peralihan status mahasiswa menjadi lulusan. Tali toga di kiri melambangkan masa studi dan bimbingan, sedangkan di kanan menunjukkan kesiapan untuk memasuki dunia kerja atau jenjang pendidikan yang lebih tinggi, serta penerapan ilmu dalam kehidupan nyata.

Klarifikasi Kepala Sekolah

Dikutip dari Tribun Banyumas, Kepala Seksi SMA dan SLB Cabang Dinas Pendidikan Wilayah X Jawa Tengah, Dwi Sucipto menjelaskan, larangan mengadakan wisuda kelulusan dengan memungut biaya hanya berlaku bagi sekolah negeri.

"Larangan pungutan hanya untuk sekolah negeri, mulai dari SD, SMP, hingga SMA dan SMK," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Minggu (11/5/2025).

Menurut Dwi, satuan pendidikan negeri dilarang memungut biaya dari siswa untuk kegiatan apapun, termasuk kegiatan wisuda atau pelepasan siswa.

Apabila ada pelanggaran di sekolah negeri, Dinas Pendidikan memiliki kewenangan untuk menindaklanjuti dan meminta pengembalian biaya kepada siswa atau wali.

Sementara itu, untuk kasus wisuda di sekolah swasta, seperti di SMK Citra Bangsa Mandiri, pengawasan menjadi tanggung jawab pihak yayasan. 

Sumber: Warta Kota
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved