Kebakaran Gorontalo
Total 3 Kebakaran Terjadi di Wilayah Dembe Kota Gorontalo Kurang dari Sebulan
Setidaknya terjadi tiga kejadian kebakaran kurang dari sebulan di wilayah Dembe, Kota Barat Gorontalo.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kebakaran-rumah-terjadi-di-Kelurahan-Dembe-fffff.jpg)
Akses yang sempit menjadi kendala besar bagi tim Damkar, yang baru tiba di lokasi sekitar pukul 12.51 Wita.
Bahkan, warga yang lebih dulu melihat asap mengepul dari dalam rumah sekitar pukul 13.00 Wita sempat mencoba memadamkan api dengan ember air sebelum petugas tiba.
Insiden ini diduga kuat terjadi akibat hubungan pendek arus listrik. Petugas berhasil mengevakuasi tabung-tabung tersebut keluar rumah.
Namun, sekitar 90 persen bangunan beserta isinya habis terbakar. Tak ada satu pun barang berharga yang berhasil diselamatkan.
Warga yang berkerumun justru sempat menghambat laju petugas menuju lokasi.
Kejadian Ketiga: Dua Rumah Terbakar di Perbukitan Dembe I (12 Mei 2025)
Kebakaran ketiga terjadi pada Senin siang, 12 Mei 2025 sekitar pukul 11.15 Wita di kawasan perbukitan Kelurahan Dembe I Kota Gorontalo.
Kobaran api yang diperparah oleh hembusan angin kencang dengan cepat melalap dua rumah warga.
Salah satu rumah, yang terdiri dari dua lantai dan berbahan dasar papan, ludes tak bersisa. Rumah lainnya mengalami kerusakan sebagian.
Petugas Damkar tiba beberapa menit setelah laporan diterima.
Namun lagi-lagi, akses jalan sempit dan kontur wilayah perbukitan menjadi hambatan utama dalam pemadaman.
Api yang dibawa angin kencang menyulitkan proses pemadaman baik oleh warga maupun petugas.
Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui pasti penyebab kebakaran. Namun, kerugian yang ditimbulkan cukup besar, dan warga setempat masih terus berupaya membantu proses pemadaman dengan alat seadanya.
Tiga kejadian kebakaran dalam rentang waktu kurang dari sebulan menjadi sinyal kuat bahwa Kelurahan Dembe I dan wilayah sekitarnya menghadapi tantangan serius dalam hal mitigasi dan penanggulangan bencana kebakaran.
Kebakaran yang kerap terjadi di siang dan malam hari, di area usaha hingga permukiman padat, mengindikasikan perlunya peningkatan pengawasan terhadap instalasi listrik dan penggunaan tabung gas elpiji, serta sosialisasi evakuasi dini dan penanggulangan api secara mandiri.