MMA di Gorontalo
Sosok 3 Atlet MMA Kota Gorontalo di National Championship Youth and Junior, Termuda Usia 13 Tahun
iga atlet dari Indonesia Beladiri Campuran Amatir (IBCA) Kota Gorontalo akan mengikuti ajang Mixed Martial Arts (MMA)
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Para-atlet-IBCA-MMA-Kota-Gorontalo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Tiga atlet dari Indonesia Beladiri Campuran Amatir (IBCA) Kota Gorontalo akan mengikuti ajang Mixed Martial Arts (MMA) di National Championship Youth and Junior.
Ajang ini akan digelar di Surabaya pada 15–18 Mei 2025.
Lantas siapa atlet perwakilan Gorontalo?
Berdasarkan informasi dihimpun TribunGorontalo.com, tiga atlet MMA Kota Gorontalo adalah Moh Risky Fauzan, Ahmed Axl Limberd, dan Abdillah Bin Muhammad.
Moh Risky Fauzan (17) berasal dari Kelurahan Biawu, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo. Saat ini dia tercatat sebagai siswa SMA Negeri 1 Kota Gorontalo.
Sementara, Ahmed Axl Limberd (13) juga berasal dari Kelurahan Biawu, Kota Gorontalo. Ahmed merupakan siswa SMP Negeri 1 Kota Gorontalo.
Terakhir, Abdillah Bin Muhammad (18 tahun) warga Kelurahan Libuo, Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo.
Ketiganya dibina langsung oleh pelatih utama IBCA MMA Kota Gorontalo, Moh Eko Wahyu Azhari N Baladraf. Eko dikenal konsisten dalam mengasah kemampuan fisik dan teknik para atlet.
Risky, Ahmed, dan Abdillah saat ini termasuk anggota aktif dari IBCA MMA Kota Gorontalo. Mereka akan berlaga di Kategori Striking.
IBCA memfasilitasi pembinaan dan pelatihan beladiri campuran di tingkat amatir. Fokus pada pengembangan atlet-atlet muda potensial.
Menurut Zainuddin Hajarati, Ketua IBCA MMA Kota Gorontalo, para atlet telah menjalani persiapan intensif selama enam bulan terakhir.
Latihan dilakukan secara rutin dengan fokus pada penguasaan teknik striking, peningkatan fisik, serta simulasi pertandingan.
“Kami menargetkan hasil terbaik. Anak-anak sudah bekerja keras, dan kami optimis bisa membawa medali emas untuk Kota Gorontalo,” ujar Zainuddin kepada TribunGorontalo.com, Sabtu (13/5/2025).
Namun perjalanan menuju ajang nasional ini bukan tanpa hambatan. Mahfud Toolingo selaku Wakil Ketua IBCA MMA Kota Gorontalo, mengungkapkan bahwa tantangan utama yang dihadapi selama proses persiapan adalah keterbatasan dana.
“Dukungan finansial menjadi hal paling krusial. Kami bersyukur Pemkot Gorontalo dan KONI sudah menunjukkan dukungan penuh, meskipun masih banyak aspek yang perlu ditingkatkan ke depannya,” jelas Mahfud.