Polisi Aniaya Warga
Propam Polda Gorontalo Turun ke Gorut, Periksa Kasus Dugaan Polisi Pukul Warga Ilomata
Polda Gorontalo memastikan pihaknya menindaklanjuti informasi terkait dugaan polisi pukul warga Desa Ilomata, Kecamatan Atinggola, Kabupaten Gorontalo
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Wawan Akuba
Syaril menceritakan, saat anggota polisi itu melayangkan pentungan secara acak.
Namun, teman Ismail yang mengendarai motor berhasil menghindar.
Tetapi, Ismail yang duduk di belakang tidak sempat menghindar.
Saat itu ia langsung menangis sambil menutupi wajahnya dengan tangan.
Sayangnya, pentungan tersebut tetap mengenai jidatnya.
Awalnya, Ismail tidak menyadari bahwa ia terluka.
Namun, beberapa menit kemudian, ia merasakan darah mengucur deras dari jidatnya.
Saat itulah ia baru menyadari telah terluka dan meminta temannya untuk segera menghentikan motor dan menuju puskesmas terdekat.
Menurut Syaril, pemukulan yang dilakukan oleh oknum polisi tersebut terkesan membabi buta, menyasar siapapun yang melintas menggunakan motor.
Ia menjelaskan bahwa insiden ini diduga berawal dari terjadinya tawuran antar kampung di area pasar malam Desa Kota Jin.
Syaril mengungkapkan, keributan antar kampung di pasar malam tersebut sebenarnya sudah terjadi sejak Kamis malam.
Saat itu, pihak kepolisian datang dengan menggunakan alat-alat tumpul untuk membubarkan massa.
Kejadian malam itu berlangsung hingga dini hari sebelum warga akhirnya membubarkan diri.
Situasi serupa kembali terjadi pada Sabtu malam atau malam minggu.
Keributan antar pemuda kembali pecah dan mengharuskan pihak kepolisian turun tangan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/WARGA-DIPUKUL-POLISI-Kombes-Pol-Desmont-Harjendro-Kabid-Humas-Polda-Gorontalo.jpg)