Breaking News
Kamis, 12 Maret 2026

Kapal Tenggelam

Pengakuan Penumpang Kapal Wisata yang Tenggelam, Kini Korban Tewas Jadi 8 Orang

Daftar nama 8 korban meninggal saat tenggelamnya kapal wisata di Perairan Malabero, Bengkulu pada Minggu11 Mei 2025 sore

Tayang:
Editor: Ponge Aldi
zoom-inlihat foto Pengakuan Penumpang Kapal Wisata yang Tenggelam, Kini Korban Tewas Jadi 8 Orang
TribunBengkulu.com/Aghisty Firan Marenza
KAPAL WISATA TENGGELAM - Korban Meninggal Kapal Wisata Pulau Tikus Bengkulu Tenggelam pada Minggu (11/5/2025) sore ada 7 orang. 

Sebelum pelaksanaan olah TKP sebelumnya anggota Satreskrim Polresta Bengkulu yang dipimpin Kasubnit Tipidter Satreskrim Polresta Ipda Muhammad Ego Fermana, sempat mengamankan 6 orang.

Keenam orang tersebut yaitu kapten sekaligus pemilik kapal bernama Edi Susanto sementara 6 ABK yakni bernama Rahmad, Andri, Yandi, Dedek dan Fandi.

Mereka dibawa ke Polresta Bengkulu untuk dimintai keterangan terkait dengan penyebab karamnya kapal hingga penyebab meninggalnya 7 penumpang kapal, pada insiden yang terjadi pada Minggu (11/5/2025) kemarin.

"Mereka dibawa untuk kita mintai keterangan," ungkap Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Sudarno.

Selain mengamankan pemilik kapal dan ABK Polresta Bengkulu untuk sementara juga masih menutup akses untuk perjalanan ke Pulau Tikus, menggunakan jasa perjalanan 3 Putra.

Penutupan terkait perjalanan 3 putra akan dilakukan sampai dengan batas waktu yang masih belum ditentukan sampai kasus selesai diusut.

Ketegangan Para Penumpang

Beredar rekaman video memperlihatkan momen detik-detik ketegangan para penumpang sebelum tragedi kapal wisata di Bengkulu karam diterjang badai, pada Minggu (11/5/2025) sore.

Jidan Dinil Haq, salah satu penumpang yang selamat mengungkapkan musibah kapal karam terjadi saat kapal dalam perjalanan pulang dari Pulau Tikus.

Di tengah laut, mesin kapal tiba-tiba mati, membuat kapal tak mampu bergerak.

“Awalnya kami pulang dari wisata Pulau Tikus. Tapi di tengah laut, mesin kapal tiba-tiba mati, dan ditambah juga angin kencang yang membuat kapal jadi tergoncang di tengah laut,” kata Jidan.

Tak lama setelah mesin mati, kapal dihantam ombak besar yang datang bertubi-tubi.

Guncangan kuat dari ombak menyebabkan kapal mengalami kebocoran parah dan akhirnya tenggelam.

“Saat itu ombak sedang besar, kapal diguncang ke kiri dan kanan terus-menerus dikarenakan angin kencang sampai akhirnya tenggelam,” ungkap Jidan.

Kejadian kapal karam disebabkan kondisi cuaca buruk yang disertai angin kencang dan gelombang tinggi yang melanda daerah pantai Malabero, serta kerusakan mesin yang terjadi saat kapal berada di laut. (*/TribunBengkulu)

Artikel ini telah tayang di Tribunbengkulu.com dengan judul Pengakuan Korban Selamat Kapal Karam di Bengkulu, Sudah Ada Tanda-tanda Tak Aman Sejak Berangkat

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved