Rabu, 11 Maret 2026

Kapal Tenggelam

Pengakuan Penumpang Kapal Wisata yang Tenggelam, Kini Korban Tewas Jadi 8 Orang

Daftar nama 8 korban meninggal saat tenggelamnya kapal wisata di Perairan Malabero, Bengkulu pada Minggu11 Mei 2025 sore

Tayang:
Editor: Ponge Aldi
zoom-inlihat foto Pengakuan Penumpang Kapal Wisata yang Tenggelam, Kini Korban Tewas Jadi 8 Orang
TribunBengkulu.com/Aghisty Firan Marenza
KAPAL WISATA TENGGELAM - Korban Meninggal Kapal Wisata Pulau Tikus Bengkulu Tenggelam pada Minggu (11/5/2025) sore ada 7 orang. 

Di tengah laut, mesin kapal tiba-tiba mati, membuat kapal tak mampu bergerak.

“Awalnya kami pulang dari wisata Pulau Tikus. Tapi di tengah laut, mesin kapal tiba-tiba mati, dan ditambah juga angin kencang yang membuat kapal jadi tergoncang di tengah laut,” kata Jidan.

Tak lama setelah mesin mati, kapal dihantam ombak besar yang datang bertubi-tubi.

Guncangan kuat dari ombak menyebabkan kapal mengalami kebocoran parah dan akhirnya tenggelam.

“Saat itu ombak sedang besar, kapal diguncang ke kiri dan kanan terus-menerus dikarenakan angin kencang sampai akhirnya tenggelam,” ungkap Jidan.

Kejadian kapal karam disebabkan kondisi cuaca buruk yang disertai angin kencang dan gelombang tinggi yang melanda daerah pantai Malabero, serta kerusakan mesin yang terjadi saat kapal berada di laut.

Pengakuan Korban, Sudah Ada Tanda-tanda Tak Aman Sejak Berangkat

Mutiara Larasati penumpang kapal mengungkapkan, kapal yang mereka tumpangi sudah menunjukan tanda-tanda yang tidak aman sejak keberangkatan dari Pulau Tikus.

"Kapalnya sudah goyang-goyang, dan tetap dipaksakan untuk berangkat," ungkap Mutiara, Senin (12/5/2025).

Lanjut Mutiara, kondisi cuaca saat itu sudah sangat buruk, dan seharusnya perjalanan bisa ditunda. 

"Padahal cuaca sore itu anginnya kencang, kan bisa ditunda besok, tapi tetap harus berangkat pulang sore itu," ucap Mutiara.

Di tengah perjalanan dan sudah hampir tiba di daratan, tiba-tiba mesin kapal mati dan terhantam arus ombak dari sebelah kanan, yang menyebabkan kapal tersebut tenggelam.

 "Kebetulan pada saat itu saya di atas, nah yang di atas itu langsung nyemplung ke laut. Cuman kalau yang di bawah dia nggak bisa keluar karenakan jendelanya kecil, sehingga menyebabkan banyaknya yang meninggal dunia," beber Mutiara. 

Mutiara yang berasal dari Jambi ini sedang berlibur bersama rekan kerjanya berjumlah 32 orang.

"Niatnya memang untuk liburan, kami ada 32 orang termasuk kameramen," tuturnya.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved