Rabu, 18 Maret 2026

Pemusnahan Amunisi di Garut

Detik-detik Belasan Orang Jadi Korban Pemusnahan Amunisi di Garut, Berawal dari Selongsong

Belasan orang menjadi korban dalam pemusnahan amunisi di Garut, Jawa Barat. Begini kronologinya

Tayang:
Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Detik-detik Belasan Orang Jadi Korban Pemusnahan Amunisi di Garut, Berawal dari Selongsong
(Sidqi al ghifari/tribun jabar)
KORBAN LEDAKAN AMUNISI - Kantong jenazah berisi korban ledakan bom yang dimusnahkan di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin (12/5/2025) pagi. Berikut kronologi meninggalnya orang saat aktivitas pemusnahan amunisi. 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Belasan orang menjadi korban dalam pemusnahan amunisi di Garut, Jawa Barat.

Ada 13 korban diantaranya 7 orang tewas dan 6 orang lainnya luka-luka.

Pemusnahan bom yang dilakukan di Dea Sagara, Kecamatan Cibalong, Senin (12/5/2025) pagi cukup membuat heboh masyarakat Indonesia.

Baca juga: Pemusnahan Amunisi Kadaluarsa di Garut Makan Korban, 7 dari 13 Orang Tewas

Pemusnahan ini awalnya berjalan dengan lancari di pantai.

Namun, setelah amunisi ini dimusnahkan, sejumlah warga langsung mendekati lokasi tanpa memastikan terlebih dahulu.

Dilansir dari TribunJabar.id, Mereka mendekat untuk mengumpulkan selongsong bom.

Selongsong bahan peledak itu memang bernilai jual tinggi karena terbuat dari besi dan kuningan.

Baca juga: Roy Suryo Akui Ijazah Jokowi dari Medsos, Ahli Forensik: Tak Bisa Diperiksa!

Namun, para korban tak menyadari jika ada bom atau peledak yang belum meledak sepenuhnya.

Akhirnya, 13 orang menjadi korban dan setidaknya 7 orang di antaranya tewas.

Dari informasi yang dihimpun Tribunjabar.id saat ini sejumlah korban sudah dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pameungpeuk.

Baca juga: Ramalan Zodiak Libra, Scorpio dan Sagitarius Hari Ini Selasa 13 Mei 2025: Cinta hingga Keuangan

Hal tersebut di juga dikatakan oleh Dedi Duha keluarga dari salah satu korban.

Ia menyebut saat ini saudaranya sudah berada di RSUD.

"Kami sedang menunggu, katanya, almarhum mau diotopsi dulu," ujar Dedi saat dihubungi Tribunjabar.id Garut.

Ia menuturkan belum mengetahui pasti kronologi kejadian ledakan tersebut, saat ini ucapnya sejumlah keluarga korban terfokus di RSUD Pameungpeuk.

Baca juga: Ramalan Zodiak Libra, Scorpio dan Sagitarius Hari Ini Selasa 13 Mei 2025: Cinta hingga Keuangan

Dari sepengetahuan Dedi, korban berjumlah 13 orang. Mereka saat ini sudah berada di rumah sakit.

"Ada 13 orang korban, kronologinya belum tau ya kami masih panik, mohon doa saja untuk Kang Rush (korban) moga husnul khatimah," ucapnya.

Tragedi ledakan tersebut juga jadi pembahasan intens di berbagai Grup WhatsApp warga di wilayah Garut Selatan.(*)


Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved