Penemuan Bayi di Gorontalo
Bayi yang Ditemukan di Suwawa Gorontalo Kini Ditangani Medis, Adopsi Akan Dibuka Tiga Bulan Kedepan
Bayi laki-laki yang ditemukan di Desa Tinelo, Kecamatan Suwawa, Kabupaten Bone Bolango kini ditangani oleh tenaga medis.
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Prailla Libriana Karauwan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/dghmnghtm.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Bayi laki-laki yang ditemukan di Desa Tinelo, Kecamatan Suwawa, Kabupaten Bone Bolango kini masih dalam penanganan medis.
Bayi itu sebelumnya ditangani di Puskesmas Suwawa, namun dirujuk ke Rumah Sakit Toto Kabila untuk memastikan secara detail kondisinya.
Hal itu disampaikan Udin Kuku, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bone Bolango.
Kata Udin, bayi ini harus mendapatkan penanganan lanjutan dari fasilitas kesehatan untuk memastikan kondisinya dalam keadaan sehat.
Baca juga: Pernikahan Luna Maya dan Maxime Bouttier Dituding Tidak Sah, Ini Tanggapan Ustaz
"Sehat, tapi harus ada penanganan lanjutan maka dirujuk ke rumah sakit Toto, Kabila," terangnya kepada TribunGorontalo.com, Selasa (13/5/2025).
Kata Udin, hingga saat ini, bayi itu masih dalam penanganan medis di RS Toto Kabila di Ruangan Nicu.
Pihaknya juga saat ini masih menunggu hasil laboratorium soal kesehatan bayi itu secara mendetail.
"Pemeriksaan Lab belum keluar maka bayi ini masih dirawat inap," lanjutnya.
Baca juga: Detik-detik Ria Lasulika Warga Tinelo Gorontalo Temukan Bayi Dalam Kantong Plastik, Syok dan Kaget
Setelah hasil laboratorium keluar dan menunjukkan kondisi yang baik, Udin berencana akan membawanya ke Rumah Perlindungan Sosial Anak (RPSA) Provinsi Gorontalo.
Bayi ini akan berada di RPSA selama tiga bulan sembari pencarian orang tua kandungnya dilakukan.
Jika orang tuanya belum juga ditemukan dalam kurun waktu itu, maka proses adopsi pun akan dibuka.
"Ketika orang tua belum ditemukan selama kurang lebih tiga bulan maka kami membuka proses adopsi," jelasnya.
Kata Udin, sebenarnya sudah ada dua orang warga Bone Bolango yang menawarkan untuk mengadopsi bayi tersebut.
Baca juga: 10.000 Karyawan Panasonic di PHK Karena Penjualan Turun Drastis, Bagaimana Nasib Pekerja?
Namun, proses ini membutuhkan waktu sebab bayi tersebut masih dalam lindungan negara.
Pemerintah juga kata Udin telah memberikan berbagai kebutuhan dasar bayi.
Diberitakan sebelumnya Warga Desa Tinelo, Kecamatan Suwawa, Kabupaten Gorontalo, gempar, Senin pagi (12/5/2025).
Hal itu gara-gara penemuan seorang bayi laki-laki yang diduga baru dilahirkan pada Senin pagi tersebut.
Bayi malang tersebut ditemukan tepat di depan pintu dapur rumah seorang warga setempat.
Baca juga: Detik-detik Belasan Orang Jadi Korban Pemusnahan Amunisi di Garut, Berawal dari Selongsong
Kronologi Penemuan Bayi di Suwawa Gorontalo
Ria Lasulika, warga setempat menceritakan detik-detik dirinya pertama kali menemukan bayi.
Menurut Ria, bayi diletakkan di depan pintu dapur rumahnya.
Saat ditemui TribunGorontalo.com, Ria terlihat lesu. Ia masih tak menyangka akan mengalami kejadian tak terduga.
“Waktu itu saya mau buka pintu dapur, mau kerja kelapa dan masak. Sekitar jam 5.30 Wita, masih agak gelap. Pas saya buka pintu, langsung saya lihat bayi itu ada di depan pintu, dalam tas kresek jumbo warna merah. Badannya gerak-gerak tapi tidak menangis,” ujar Ria dengan nada getir.
Baca juga: Daftar Nama Korban yang Meninggal Dunia dalam Ledakan Pemusnahan Amunisi di Garut
Karena kaget, Ria langsung menutup pintu dapur dan memberitahu keluarganya.
Tak lama kemudian, bayi itu diangkat dan dibawa masuk ke dalam rumah.
“Saya bilang ke keluarga, lalu kami langsung angkat bayi itu ke dalam rumah. Badannya putih, kelihatan sehat, masih ada tali pusarnya. Kami langsung bersihkan dia, kasihan,” tambah Ria.
Ria menyebut kondisi bayi saat ditemukan masih dalam keadaan basah, yang mengindikasikan bahwa bayi baru saja lahir.
Setelah memastikan bayi aman di rumah, keluarga Ria segera melapor ke aparat desa, Babinsa, dan Polsek Suwawa.
“Alhamdulillah, polisi sudah datang, bayi sudah diamankan di Puskesmas Suwawa. Ada juga ses (bidan) yang datang. Bayinya sehat, sekarang sudah dirujuk ke RS Toto Kabila,” jelas Ria.
Baca juga: Pemusnahan Amunisi Kadaluarsa di Garut Makan Korban, 13 Orang Tewas
"Ses bilang juga bayi itu baru dilahirkan sekitar jam 3 pagi begitu," bebernya.
Pasca kejadian, Ria mengaku merasa kurang enak badan. Rasa kaget dan syok membuatnya lemas dan perlu beristirahat.
Meski begitu, ia mengaku lega karena bayi yang ditemukan dalam kondisi selamat dan mendapat penanganan medis.
Pihak Kepolisian Sektor Suwawa saat ini masih menyelidiki kasus ini, termasuk mencari tahu siapa yang tega menelantarkan anak kandung.
Kapolsek Suwawa mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait orang tua atau pelaku pembuangan bayi ini agar segera melapor ke pihak berwajib.
(TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.