Human Interest Story
Dari Karyawan IDM ke Pedagang Cabai di Gorontalo Utara, Andri Hasan Raup Omzet Rp26 Juta Per Bulan
Andri Hasan (29) penjual cabai di Pasar Sabtu yang terletak di Desa Tolango, Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo.
Penulis: Efriet Mukmin | Editor: Minarti Mansombo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Andri-Hasan-Pedagang-Cabai-di-Gorontalo-Utara-ncvc.jpg)
TRIBUNGORONTALOM.COM, Gorontalo -Di keramaian Pasar Sabtu Kabupaten Gorontalo Utara, teriakan pedagang saling bersahutan dan langkah kaki pembeli yang lalu lalang, ada satu wajah pria yang nyaris tak pernah absen dari sudut pasar itu.
Andri Hasan (29) penjual cabai di Pasar Sabtu yang terletak di Desa Tolango, Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo.
Awal mula sebelum menjadi pedagang Andri bekerja di sebuah minimarket menjadi karyawan Indomaret 10 tahun lamanya.
Namun ketika akan di pindahkan ke Weda, Maluku Utara, ia memilih untuk berhenti bekerja, karena ia tidak akan jauh dari keluarganya.
Baca juga: Ramalan Zodiak Cancer, Leo, Virgo Besok 11 Mei 2025: Cinta, Kesehatan, Karir dan Keuangan
Baca juga: Ramalan Zodiak Aries, Taurus, Gemini Besok 11 Mei 2025: Cinta, Kesehatan, Karir dan Keuangan
Andri saat ini sudah memiliki istri yang menjadi tanggungannya, istrinya sesekali membantu berjualan di pasar.
Setelah memutuskan berhenti Andri pun membantu orang tuanya jualan ke pasar-pasar.
Dengan berjalannya waktu ia memulai usaha dengan menjual lemon nipis dari pasar ke pasar dengan modal awal Rp200 ribu.
Dengan perjuangannya dari jualan lemon nipis dengan dapat keuntungan sedikit demi sedikit dikumpulkan akhirnya ia melengkapi jualannya dengan rempah-rempah.
Rempah yang dijualnya seperti cabai, tomat, dan bawang.
Kata Andri, modal yang dikeluarkan untuk membuka usaha rempah-rempah Rp 1 juta.
Namun, Andri konsisten berjualan sehingga perlahan usahanya berkembang sehingga pendapatannya pun meningkat.
Usahanya saat ini sudah berjalan 2 tahun lamanya, tentu dalam membangun usaha pasti ada cobaan yang dihadapi.
Andri selalu mengangkut barang dagangannya ke pasar satu ke pasar lainnya dengan sepeda motor miliknya.
Panas serta hujan tidak menjadi halangan untuk seorang pria 29 tahun tersebut.
Setiap hari, sebelum matahari terbit Andri bersiap-siap mengatur dagangannya membawa ke pasar, tetesan keringat jatuh dari wajahnya tak membuat ia mengeluh.