One Way Kota Gorontalo
Warga Kota Gorontalo Harus Sabar! Jalan HOS Cokroaminoto Baru Mulus di Tahun 2026
Kondisi mengenaskan Jalan HOS Cokroaminoto di jantung Kota Gorontalo semakin menjadi momok bagi warga.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/KONDISI-JALAN-Kondisi-Jalan-HOS-Cokroaminoto-Kota-Gorontalo-Jumat-952025.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Kondisi mengenaskan Jalan HOS Cokroaminoto di jantung Kota Gorontalo semakin menjadi momok bagi warga.
Dampak proyek revitalisasi Kanal Tanggidaa meninggalkan permukaan jalan bak kubangan kerbau.
Kondisi ini pun memaksa pengendara berjibaku menghindari lubang dan menghirup debu tebal yang beterbangan.
Keluhan demi keluhan dilontarkan warga yang melintasi jalur vital ini.
Jalan yang seharusnya menjadi urat nadi transportasi kota, kini justru menjadi sumber ketidaknyamanan dan bahkan potensi bahaya.
Baca juga: Jalan HB Jassin Kota Gorontalo Diusulkan Jadi Satu Arah Demi Kurangi Kemacetan di Jam Sibuk
Namun, harapan untuk jalan mulus dalam waktu dekat pupus sudah.
Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas PUPR-PKP memastikan perbaikan akan dilakukan, namun pengaspalan baru dijadwalkan pada tahun 2026 mendatang.
Kepala Dinas PUPR-PKP Provinsi Gorontalo, Aries Ardianto, menjelaskan bahwa keterbatasan anggaran menjadi alasan utama penundaan pengaspalan.
"Tahun ini juga akan dilaksanakan pekerjaan lanjutan, tapi baru pada tahapan penyelesaian dokumen perencanaan yang sudah dibuat," ujarnya kepada TribunGorontalo.com, Jumat (9/5/2025).
Fokus pekerjaan tahun ini, lanjutnya, adalah pembangunan pedestrian dan fasilitas pendukung lainnya.
Ironisnya, kerusakan jalan ini terjadi setelah sebelumnya sempat diperbaiki pada tahun 2019.
Proyek pembangunan Kanal Tanggidaa yang dilakukan belakangan justru memperparah kondisi jalan.
Baca juga: Penerapan Sistem Jalan Satu Arah di Kota Gorontalo Mulai Dikeluhkan Para Pelaku Usaha
"Jalan ini terdampak dari revitalisasi kanal, jadi perlu perbaikan kembali. Pekerjaan akan dilakukan bertahap," kata Aries.
Kondisi Jalan HOS Cokroaminoto semakin disorot menyusul uji coba sistem satu arah di Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Nani Wartabone.
Jalan HOS Cokroaminoto menjadi jalur alternatif utama, namun kondisinya yang memprihatinkan dan berdebu justru menimbulkan masalah baru.