Pemilihan Paus
Konklaf Buntu! Tiga Putaran Gagal Lahirkan Paus Baru, Spekulasi Calon Makin Liar
Hingga Kamis (8/5/2025) siang waktu Vatikan, tiga putaran pemungutan suara yang telah dilakukan oleh 133 kardinal belum membuahkan hasil.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/PEMILIHAN-PAUS-Asap-hitam-mengepul-dari-cerobong-asap-di-atas-Kapel-Sistina-di-Vatikan.jpg)
Prediksi awal menyebutkan bahwa Paus baru mungkin akan terpilih pada Kamis malam atau Jumat pagi waktu Vatikan, setelah setidaknya lima kali pemungutan suara.
Dengan persyaratan mayoritas dua pertiga suara (89 suara) untuk terpilih, proses konklaf ini diprediksi akan berlangsung dinamis dan penuh kejutan.
Sebelumnya, para kardinal telah melakukan perdebatan intensif selama hampir dua minggu mengenai arah masa depan Gereja Katolik.
Kini, keputusan penting berada di tangan mereka untuk menentukan apakah akan melanjutkan agenda reformasi mendiang Paus Fransiskus atau mengambil arah yang berbeda.
Setelah menjalani tiga putaran pemungutan suara di pagi hari, para kardinal akan beristirahat untuk makan siang dan kembali ke Kapel Sistina pada sore hari untuk melanjutkan pemilihan.
Hingga seorang Paus baru terpilih, mereka akan tetap terisolasi dari dunia luar.
Dunia pun terus menanti dengan cemas dan harapan, kapan asap putih akan membumbung tinggi, menandakan terpilihnya pemimpin spiritual baru bagi jutaan umat Katolik di seluruh penjuru dunia.(*)