Minggu, 15 Maret 2026

HTI di Gorontalo

PCNU Kabupaten Gorontalo Keberatan Eks Anggota Hizbut Tahrir Indonesia Lolos jadi Calon Sekda

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Gorontalo keberatan atas keputusan tim panitia seleksi (pansel) Sekretaris Daerah (Sekda).

Tayang:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto PCNU Kabupaten Gorontalo Keberatan Eks Anggota Hizbut Tahrir Indonesia Lolos jadi Calon Sekda
arsip
ARSIP ISNU - Dewan Ahli ISNU Arianto Mopangga, Ketua PW ISNU Gorontalo Eduart Wolok Dan Sekretaris PW ISNU Gorontalo Mohamad Reza Saat Menghadiri Kongres ke-2 ISNU di Bandung (Foto : Arsip ISNU) 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Gorontalo keberatan atas keputusan tim panitia seleksi (pansel) Sekretaris Daerah (Sekda).

Sebab, melalui keputusan itu, pansel meloloskan salah satu kandidat berlatar belakang eks anggota Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Ketua PCNU Kabupaten Gorontalo, Arianto Mopangga, menilai keputusan itu sangat memprihatinkan karena menyangkut isu serius terkait ideologi negara.

Ia menegaskan bahwa NU tidak akan tinggal diam jika ada indikasi penyimpangan dari nilai-nilai Pancasila dan NKRI.

"Cuman memang NU sangat menyesalkan tim seleksi tidak selektif dalam meloloskan," tegas Arianto.

Ia menyebut tim pansel ini dibentuk untuk membantu meringankan kerja Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi.

"Ini justru tim seleksinya memberikan kerja yang berat, padahal menurut pandangan khalayak banyak tim seleksi itu memiliki kompetensi dalam urusan-urusan seperti ini," bebernya.

Namun meski demikian, ia percaya dengan penilaian dan keputusan Sofyan Puhi.

"Saya yakin pak bupati tidak mungkin akan mengambil keputusan yang bertentangan dengan ideologi dan pancasila," terangnya.

Ia pun hingga dengan saat ini masih tetap menunggu keputusan dari bupati sebab nama-nama itu masih akan melalui beberapa tahap.

Sebelumnya, PCNU Kabupaten Gorontalo telah mengingatkan pemerintah daerah agar tidak menyepelekan isu-isu yang menyangkut ideologi.

Arianto juga menyatakan, jika keputusan yang diambil menyimpang dari hal tersebut, maka PCNU tidak segan akan mengambil posisi sebagai oposisi.

"Kalau menyimpang maka kami akan oposisi," tegas Arianto.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada pernyataan resmi dari tim pansel, namun Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi sudah menanggapi.

Menjawab pertanyaan wartawan TribunGorontalo.com, Senin (6/5/2025), Sofyan Puhi menegaskan bahwa dirinya belum menentukan pilihan dari tiga nama calon Sekda yang diajukan oleh Tim Panitia Seleksi (Pansel).

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved