Human Interest Story
Mengadu Nasib dari Tibawa ke Kota Gorontalo, Begini Cerita Rahman Rintis Usaha Jahit Pakaian
Dari kampung ke kota, Rahman Abd Jalil Hamim (27) menempuh perjalanan panjang demi membangun usaha jahit pakaian yang ia impikan.
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Rahman-Abd-Jalil-Hamim-27-merupakan-warga-berasal-dari-Desa-Ilomata-Kecamatan-Tibawa.jpg)
Ia mengaku belum pernah mendapat bantuan dari pemerintah. Namun Rahman berharap suatu saat bisa dibantu, walau hanya sebatas mesin jahit.
“Kalau bisa dibantu mesin jahit, Alhamdulillah sekali,” ujarnya.
Rahman bukan orang baru dalam dunia menjahit. Sejak 2017, ia sudah menggeluti profesi ini secara otodidak.
Ia sempat merantau ke berbagai daerah seperti Manado, Kotamobagu, Ternate, hingga Timika di Papua.
Pengalaman merantau itu membentuk keterampilannya.
Kini, ia berharap usahanya di Kota Gorontalo bisa berkembang, membawa rezeki bagi keluarga.
Bagi warga Kota Gorontalo yang ingin menggunakan jasanya, lapak Rahman berada tak jauh dari Barber Rock Roll.
Dari arah barat, posisinya di kanan jalan setelah Toko Murah Mart. Sementara dari arah timur, berada di sebelah kiri persimpangan.(*)