Rabu, 4 Maret 2026

Gempa Bumi

Gempa M5,9 Guncang Timur Laut Keerom Papua, Terasa hingga Kota Jayapura

Gempabumi dengan magnitudo 5,9 mengguncang wilayah timur laut Kabupaten Keerom, Papua, pada Sabtu siang, 3 Mei 2025 pukul 12.10 WIB.

Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Gempa M5,9 Guncang Timur Laut Keerom Papua, Terasa hingga Kota Jayapura
BMKG
GEMPA BUMI -- Info Gempa dirasakan Mag:5.9, 03-Mei-25 12:10:36 WIB, Lok:3.00 LS, 141.34 BT (Pusat gempa berada di darat 74 km Timur Laut Keerom), Kedlmn:10 Km. 

TRIBUNGORONTALO.COM – Gempabumi dengan magnitudo 5,9 mengguncang wilayah timur laut Kabupaten Keerom, Papua, pada Sabtu siang, 3 Mei 2025 pukul 12.10 WIB.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa pusat gempa berada di darat, tepatnya di koordinat 3.00 Lintang Selatan dan 141.34 Bujur Timur, dengan kedalaman hanya 10 kilometer.

Gempa ini terletak sekitar 74 km timur laut Keerom, sebuah wilayah berbatasan langsung dengan Papua Nugini.

Dengan pusat gempa yang sangat dangkal dan kekuatan hampir mencapai magnitudo 6, getaran dirasakan cukup kuat di sejumlah wilayah.

Terasa Kuat di Keerom, Ringan di Kota Jayapura

BMKG menyebutkan bahwa gempa ini dirasakan pada skala:

III–IV MMI di Keerom – getaran terasa nyata di dalam rumah, menyebabkan jendela dan pintu bergetar, dan membuat sebagian warga berlarian keluar rumah.

II MMI di Kota Jayapura – getaran ringan dirasakan oleh beberapa orang, seperti efek truk besar yang melintas.

Belum ada laporan kerusakan atau korban, namun BMKG menegaskan bahwa informasi ini bersifat sementara dan dapat diperbarui seiring pemantauan lanjutan.

Waspada Gempabumi Susulan

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada, serta menghindari bangunan yang terlihat retak atau tidak stabil. Potensi gempa susulan masih bisa terjadi.

“Gempa ini dirasakan dan informasi ini perlu diteruskan kepada masyarakat. Hati-hati terhadap kemungkinan gempabumi susulan,” tulis BMKG dalam keterangan resminya.

Kawasan Papua, termasuk Keerom dan Jayapura, merupakan wilayah aktif secara tektonik karena berada di pertemuan lempeng-lempeng besar dunia.

Oleh karena itu, kesiapsiagaan dan edukasi kebencanaan menjadi kunci untuk mengurangi risiko.

Masyarakat diimbau untuk selalu mengakses informasi dari sumber resmi BMKG, baik melalui aplikasi InfoBMKG maupun kanal resminya di media sosial. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved