Berita Kota Gorontalo
DLH Kota Gorontalo Sebut Air Sungai Bone dan Bolango Tercemar, Seberapa Parah?
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Gorontalo menyebut air sungai Bone dan Bolango tercemar.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Potret-Sungai-Bolango-di-Kota-Gorontalo.jpg)
TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu
Meski demikian, program sanitasi yang dijalankan pemerintah kota mulai menunjukkan hasil positif dengan berkurangnya jumlah jamban yang berada di tepi sungai.
Baca juga: Guru Besar UNG Sebut Gorontalo Terancam Masuk Perangkap Kemiskinan, Apa Penyebabnya?
Dalam kondisi banjir, kualitas air juga dipantau menggunakan parameter Total Dissolved Solids (TDS) dan Total Suspended Solids (TSS) untuk mengukur kekeruhan dan zat terlarut.
"Saat banjir, PDAM akan menutup sementara aliran air ke sejumlah wilayah karena sedimentasi tinggi membuat proses penjernihan terganggu," tutup Santi Moo.
DLH Kota Gorontalo berencana melanjutkan pemantauan kualitas air kembali antara Mei hingga Juni 2025.
(TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu)