Berita Gorontalo
Nama-nama Mahasiswa Ilmu Hadis IAIN Gorontalo Ikut Lomba Karya Tulis Ilmiah Hadis
Sementara itu Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Hadis, Ali Junandar, turut menyatakan harapannya agar momen ini menjadi batu loncatan bagi p
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/ILMU-HADIST-Potret-tujuh-Mahasiswa-yang-mengikuti-karya-ilmiah.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo — Jurusan Ilmu Hadis IAIN Sultan Amai Gorontalo menunjukkan mengutus tujuh mahasiswa terbaiknya ikut Seleksi Tilawatil Qur'an dan Hadis (STQH) ke-XXVIII tingkat Kota Gorontalo.
Tahun ini, STQH terasa istimewa karena untuk pertama kalinya memperlombakan cabang Karya Tulis Ilmiah Hadis (KTIH).
Kesempatan ini dimanfaatkan dengan baik oleh Jurusan Ilmu Hadis untuk mengirimkan para mahasiswanya.
Ikut lomba ini sebagai ajang pembuktian kemampuan akademik dan dakwah ilmiah mereka.
Adapun mahasiswa yang diutus untuk STQH Tingkat Kota Gorontalo adalah:
1. Nassar Said Subetan — Cabang Lomba Hafiz 100 Hadis Beserta Sanad
2. Saadia Balalangi — Cabang Lomba KTIH Putri
3. Moh. Zaenal Usman — Cabang Lomba KTIH Putra
4. Marsya Ayu A. Sunandar — Cabang Lomba KTIH Putri
5. Syarief H. Achmad — Cabang Lomba KTIH Putra
Sementara untuk STQH di Kabupaten Boalemo dan Kabupaten Bone Bolango, IAIN mengutus:
1. Ananda Saliko — Cabang Lomba KTIH Putri
2. Ali Junandar Sumaga — Cabang Lomba KTIH Putra
Partisipasi ini tidak hanya bertujuan untuk meraih prestasi, tetapi juga sebagai ajang sosialisasi Jurusan Ilmu Hadis kepada masyarakat luas.
Para mahasiswa diharapkan dapat menerapkan ilmu yang telah mereka pelajari selama masa studi serta memperluas jaringan akademik.
Ketua Jurusan Ilmu Hadis, Ustad Muhammad Rifian Panigoro, menjelaskan STQH di Gorontalo bisa menjadi ajang untuk mengenalkan hadis Nabi kepada generasi muda karena ada hafalan hadis yang hadisnya itu pendek-pendek dan mudah dihafalkan.
Juga mengenalkan keilmuan Hadis kepada Generasi muda sebab ada cabang Karya Tulis Ilmiah Hadis yang dapat mengekspresikan kemampuan menulis generasi muda perspektif Hadis Nabi Saw.
"STQH di Gorontalo bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi menjadi momentum penting untuk menjadikan Hadis betul-betul hidup di tengah-tengah Masyarakat," ujarnya
"Kami berharap, melalui ajang ini, generasi muda dan masyarakat dapat semakin mencintai dan mengamalkan hadis dalam aktivitas sehari-hari," tambahnya.
Ucapan tersebut menjadi motivasi kuat bagi para generasi muda untuk berkompetisi secara maksimal.
Sementara itu Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Hadis, Ali Junandar, turut menyatakan harapannya agar momen ini menjadi batu loncatan bagi peningkatan kualitas keilmuan mahasiswa Ilmu Hadis. (*)
| Nilai Zakat Fitrah Seluruh Wilayah di Gorontalo, dari Rp 40-45 Ribu, Berikut Detilnya |
|
|---|
| 5 Karyawan Tambang Pani Pohuwato Gorontalo Diduga Curi Material Mengandung Emas, 10 Kg Dibawa ke Kos |
|
|---|
| Jumlah Polisi Bersertifikat Tilang di Gorontalo Masih Terbatas, Polda Datangkan Tim Uji ke Daerah |
|
|---|
| Khutbah Berbasis Sains, Kadis Kesehatan Provinsi Gorontalo Uraikan Manfaat Medis dari Perbuatan Baik |
|
|---|
| Sampah Liar Cemari Akses Menuju RSUD Toto Gorontalo, Papan Larangan Tak Digubris |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.