Berita Nasional
Gebrakan Gubernur Jabar! Siswa "Nakal" Dibina di Barak TNI Pakai Kurikulum Wajib Militer
Langkah berani diambil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dalam upaya membentuk karakter generasi muda.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/ILUSTRASI-TENTARA-CILIK-Kebijakan-terbaru-Gubernur-Jabar-Dedi-Mulyadi.jpg)
Lebih menarik lagi, kurikulum wajib militer ini tidak hanya soal baris-berbaris.
Dedi Mulyadi mengungkapkan, program ini akan diintegrasikan dengan potensi daerah masing-masing, seperti pertanian dan peternakan.
Tujuannya jelas: menciptakan generasi muda yang tidak hanya berkarakter kuat, tetapi juga memiliki keterampilan dan siap terjun ke dunia kerja.
"Program ini dirancang untuk membentuk karakter siswa sekaligus menggali potensi mereka dalam berbagai bidang," pungkas Kang Dedi.
Dua gebrakan besar ini tentu menuai beragam reaksi dari masyarakat.
Sebagian mendukung penuh langkah tegas Pemprov Jabar dalam mengatasi masalah kenakalan remaja, sementara sebagian lainnya mungkin mempertanyakan efektivitas dan pendekatan yang diambil.
Namun, satu hal pasti: Jawa Barat kini menjadi sorotan nasional dengan inovasi pendidikannya. (*)