Kamis, 5 Maret 2026

Berita Gorontalo

Cuaca Mendung, Hilal Awal Zulkaidah Belum Terlihat di Gorontalo: Apa Artinya bagi Umat Islam?

Pengamatan hilal awal bulan Zulkaidah yang dilakukan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kabupaten Gorontalo p

Tayang:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Cuaca Mendung, Hilal Awal Zulkaidah Belum Terlihat di Gorontalo: Apa Artinya bagi Umat Islam?
FOTO: Jefry Potabuga, TribunGorontalo.com
PENGAMATAN HILAL-- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Geofisika Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo lakukan pengamatan hilal awal Zulkaidah, Senin (28/4/2025). FOTO: Jefry Potabuga, TribunGorontalo.com 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo Pengamatan hilal awal bulan Zulkaidah yang dilakukan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kabupaten Gorontalo pada Senin (28/4/2025), gagal membuahkan hasil.

Cuaca mendung menghalangi pengamatan hilal yang menjadi penentu penting dalam penetapan awal bulan bagi umat Islam.

Ikhwanu Shoffa, Staf Operasional BMKG Kabupaten Gorontalo, menjelaskan bahwa kondisi langit yang mendung menyebabkan hilal tidak dapat terlihat meskipun pengamatan telah dilakukan sejak pukul 16.00 Wita.

"Karena faktor cuaca, saat ini mendung, sehingga hilal sulit untuk kita amati," ujar Ikhwanu saat diwawancarai Tribun Gorontalo.

Namun, ketidakterlihatan hilal ini bukan berarti penentuan awal bulan Zulkaidah tertunda begitu saja.

BMKG seluruh Indonesia akan saling berkoordinasi untuk melaporkan hasil pengamatan di wilayah masing-masing dan hasil akhirnya akan dikirim ke BMKG Pusat untuk analisis lebih lanjut.

"Mungkin salah satu UPTD BMKG di daerah lain bisa melihat hilal. Hasil itu nanti akan dilaporkan ke pusat dan diteliti lebih lanjut," imbuh Ikhwanu.

Mengapa Hal Ini Penting untuk Umat Islam?

Bagi umat Islam, pengamatan hilal adalah penentu awal bulan dalam kalender Hijriyah yang digunakan untuk berbagai kegiatan keagamaan, termasuk puasa, Idul Fitri, dan Idul Adha.

Oleh karena itu, kegagalan dalam melihat hilal pada hari tertentu seperti ini mempengaruhi penentuan jadwal ibadah.

Namun, iklim cuaca sering menjadi faktor tak terduga yang mempengaruhi pengamatan hilal.

Jika hilal tidak terlihat pada hari yang dijadwalkan, umat Islam di seluruh dunia dapat menunggu beberapa hari untuk memastikan awal bulan tersebut, atau mengikuti keputusan otoritas agama yang lebih luas.

"Walaupun hilal tidak terlihat hari ini, kami akan terus berkoordinasi dengan BMKG pusat dan jika ada daerah lain yang berhasil melihat hilal, hasilnya akan diumumkan untuk menetapkan awal bulan secara akurat," kata Ikhwanu.

Dampak Bagi Masyarakat

Bagi masyarakat umum, ketidakterlihatan hilal ini tidak hanya berpengaruh pada penentuan bulan Zulkaidah, tetapi juga mempengaruhi berbagai aspek kehidupan sosial dan keagamaan di Gorontalo.

Para petani, pedagang, hingga masyarakat yang mengikuti kalender hijriyah dalam kegiatan keagamaan mereka akan menunggu kepastian terkait awal bulan tersebut.

BMKG Gorontalo juga memastikan bahwa pengamatan hilal ini dilakukan secara rutin setiap bulan untuk memastikan ketepatan penentuan tanggal dalam kalender Islam.

"Pengamatan hilal ini sangat penting, karena menjadi dasar bagi penentuan awal bulan dalam kalender Hijriyah," jelas Ikhwanu.

Lokasi Pengamatan dan Pengaturan untuk Hari Besar Islam
Pemantauan hilal ini dilakukan di kantor BMKG Stasiun Geofisika Talumelito, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo.

Lokasi yang sama juga digunakan untuk pengamatan hilal Idul Adha yang rencananya akan dilaksanakan di Wisata Hiu Paus Botubarani, Kabupaten Bone Bolango, yang selama ini menjadi tempat utama pengamatan hilal pada hari-hari besar Islam.

"Meski hasil pengamatan hari ini belum berhasil, kami akan terus melaksanakan pengamatan dengan harapan bisa segera memberikan keputusan yang tepat," tambah Ikhwanu.

(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved