Berita Populer
GORONTALO TERPOPULER: Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Dilarikan ke RS - Kakak Beradik Jualan Buah
Kumpulan berita peristiwa, human interest story, hingga politik terangkum dalam Gorontalo Terpopuler, Minggu (27/4/2025).
Penulis: Redaksi | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Berita-populer-27-April-2025.jpg)
Kedua perempuan muda ini melanjutkan usaha yang diwariskan oleh ayah mereka yang telah meninggal dunia.
"Berjualan buah itu sudah dari tahun 2000. Usaha ini dulu milik almarhum ayah saya," kata Apriyanti saat ditemui Tribun Gorontalo, Sabtu (26/4/2025).
Sejak 2010, mereka mulai berjualan di Jalan Kalimantan, tepatnya di dekat praktik dokter Tonny Doda.
Awalnya, mereka hanya mengontrak tempat, dan menjadi pedagang buah pertama di kawasan tersebut.
"Pertama itu kami hanya kontrak. Kami yang pertama sekali berjualan buah di Jalan Kalimantan ini," ungkap Apriyanti.
Seiring berjalannya waktu, saat memiliki cukup tabungan dan mendengar kabar ada rumah yang dijual di lokasi tersebut, mereka pun memutuskan untuk membelinya pada tahun 2012.
Hotel Amaris Gorontalo Aksi Bersih Pantai Pohe, Lebihi Target Sampah 100 Kilogram
Hotel Amaris Gorontalo menunjukkan kepeduliannya terhadap lingkungan dengan menggelar aksi bersih-bersih sampah di Pantai Pohe, Kecamatan Hulonthalangi, Kota Gorontalo.
Aksi ini digelar dalam rangka memperingati Hari Bumi pada 25 April 2025, sebagai bagian dari program nasional bertajuk "Santika Sahabat Bumi" yang dilaksanakan serentak oleh seluruh unit Santika Indonesia Hotels and Resorts.
Sales Supervisor Hotel Amaris Gorontalo, Aditya Ronosumitro, menjelaskan bahwa program ini tidak hanya berhenti pada peringatan Hari Bumi, tetapi akan berlanjut hingga Desember 2025.
"Setiap unit wajib mengikuti program ini. Untuk bulan April kemarin memang dilaksanakan serentak pada tanggal 25," ujar Aditya saat ditemui Tribun Gorontalo, Sabtu (26/4/2025).
Menariknya, Hotel Amaris Gorontalo langsung tancap gas pada aksi perdana ini.
Meski kantor pusat menargetkan setiap unit mengumpulkan 40 kilogram sampah per bulan, tim Amaris Gorontalo justru berhasil mengumpulkan lebih dari 100 kilogram sampah hanya dalam waktu satu setengah jam.
"Alhamdulillah, dari unit Amaris Gorontalo setelah kami timbang, lebih dari 100 kilo. Itu baru satu kali program," ungkap Aditya dengan semangat.